Galian C Diduga Ilegal di Desa Basi, Rupanya Milik PT. Rajawali Untuk Penimbunan Jalan Dusun Dontong

oleh -
Desa Basi
Aktivitas Galian C Diduga Ilegal di Desa Basi, Kecamatan Basi Dondo, Kabupaten Tolitoli. FOTO : WARTASULAWESI.COM/ADRIANTO

TOLITOLI, WARTASULAWESI.COM – Aktivitas Galian C diduga illegal di Desa Basi, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, rupanya dilakukan oleh PT. Rajawali  milik salah seorang pengusaha di Tolitoli untuk pekerjaan penimbunan Jalan di Dusun Dontong, Desa Sibaluton, Kecamatan Basi Dondo.

Pengawas lapangan PT. Rajawali, Mahmud yang ditemui di lokasi aktivitas galian C di Desa Basi mengakui bahwa aktivitas galian C di Desa Basi itu, tidak mengantongi izin karena luas wilayahnya tidak memenuhi standar dalam pembuatan izin yaitu minimal 15 hektar.

“Susah memang pak kalau kita bicara izin disini, karena harus 15 hektar lahannya,” ujar Mahmud kepada media ini, Sabtu (20/8/2022).

Mahmud menjelaskan untuk membuat izin dalam melakukan galian C di Desa Basi, persyaratannya sangatlah besar mulai dari letak wilayah dan pembayarannya, sehingga diri nya tidak lagi membuat izin dalam melakukan galian. Apalagi katanya, lokasi yang diolah adalah miliknya.

“Kalau mau berbicara izin pak tidak ada Izin nya semua, kecuali tinigi. Tapi ini kan lokasi saya,” tegasnya.

Mahmud juga menerangkan, jumlah excavator yang beroprasi di galian C hanya berjumlah 1 buah dan mobil untuk memuat hasil galian hanya 10 lebih.

“Excavator hanya 1, kalau mobil tidak sampe 20,” tambahnya.

Jika merujuk pada undang Nomor 3 tahun 2022 tentang pertambangan mineral dan Batubara, sangat jelas hukuman bagi setiap orang yang melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin.

Dalam pasal 158 undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara disebutkan, setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin, maka bisa dikenai pidana paling lama 5 tahun penjara.

Mahmud juga mengakui bahwa galian pasir dan batu (Sirtu) itu, untuk penimbunan proyek pekerjaan penimbunan Jalan di Dusun Dontong, Desa Sibaluton, Kecamatan Basi Dondo yang berbatasa langsung dengan Desa Bilo, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli.

“Iya untuk pekerjaan di Sibaluton, di Dontong ini sampai perbatasa Desa Sibaluton,” katanya.

Mahmud juga mengatakan, pekerjaan itu milik Dinas Pekerjaan Umum di Provinsi.

“Itu pekerjaan dari provinsi,” tandasnya. ADR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.