Turnamen Sepak Bola Kampus Sahib, Tim Bulu Mas Ampibabo Lolos Keputaran Selanjutnya Setelah Singkirkan Tim Kelinci Sakit Pelawa

oleh -
Turnamen Sepak Bola Kampus Sahib
Pemain Bulu Mas Ampibabo Agus Sapta (baju kuning) saat sebelum diganjar kartu kuning yang berujung dikeluarkannya dari lapangan. FOTO : TIM REDAKSI

AMPIBABO, WARTASULAWESI.COM – Tim Bulu Mas Ampibabo berhasil lolos ke putaran selanjutnya setelah mengalahkan tim Kelinci Sakit Pelawa dengan skor tipis 1 – 0 pada pertandingan Turnamen Sepak Bola Kampus Sahib di Lapangan Melano Sidole Barat, Selasa (5/12/22).

Laga yang dilakoni kedua tim merupakan penentu dari kedua tim kesebelasan untuk melangkah ke putaran selanjutnya, apalagi dipertandingan putaran kedua ini menggunakan sistem gugur dan siapapun yang menang di pastikan akan melenggang ke putaran ketiga fase 14 besar, sedangkan tim kesebelasan yang kalah dipastikan akan tersingkir dari pertandingan.

Hal tersebut menjadikan pertandingan berlangsung begitu menegangkan, pasalnya kedua tim yang bertanding masing-masing berambisi untuk menang.

Saat kick off babak pertama dimulai, kedua tim kesebelasan sudah saling balas serang.

Tim kesebelasan Bulu Mas Ampibabo yang memilih strategi menyerang masih di awal babak terlihat begitu agresif bahkan tekanan yang dilakukan membuat kubu pertahanan tim Kelinci Sakit Pelawa sudah tertekan dimenit menit awal.

Tim Kelinci Sakti Pelawa yang dari awal babak diserang mencoba bangkit dan membalas serangan serta membalas tekanan yang dilakukan oleh tim Bulu Mas Ampibabo namun tim Kelinci Sakti Pelawa justru harus menerima kenyataan dimana Timnya kebebebolan saat ini asik membangun serangan.

Gol yang tercipta di menit ke 14 melalui tendangan Firman pemain depan bernomor punggung 21 yang memanfaatkan bola muntah yang terlepas dari tangkapan penjaga gawang tim Kelinci Sakti Pelawa berhasil merubah kedudukan dan menjadi 1-0 untuk kemenangan sementara tim Bulu Mas Ampibabo.

Tertinggal satu kosong tidak membuat tim kesebelasan Kelinci Sakti Pelawa patah semangat dan langsung menggempur pertahanan tim kesebelasan Bulu Mas Ampibabo yang sempat membuat lini pertahanan tim dari Desa Ampibabo Timur tersebut sempat kocar kacir dan  mengakibatkan pemain belakangnya melakukan serangkaian pelanggaran berujung dikeluarkannya kartu kuning masing-masing untuk Firman nomor punggung 21 nomor di menit ke 14, Putara Adiawan nomor punggung 21 dimenit ke 19 dan Agus Sapta nomor punggung 14 dimenit ke 24.

Pertandingan berlangsung begitu menegangkan sampai akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan babak pertama berakhir dengan skor sementara 1-0 untuk kemenangan tim Bulu Mas Ampibabo.

Saat kick off babak kedua dimulai tim Kelinci Sakti Pelawa langsung menyerang kejantung pertahanan tim kesebelasan Bulu Mas Ampibabo namun serangan demi serangan masih mampu dipatahkan oleh tim kesebelasan Bulu Mas Ampibabo dan justru tim kesebelasan Bulu Mas Ampibabo hampir menambah keunggulannya lewat kaki Moh. Rifky pemain bernomor punggung 11 saat terlepas dari penjagaan pemain belakang, namun tendangan keras yang dilepaskan masih membentur tiang gawang.

Merasa terancam tim Kelinci Sakti Pelawa bangkit balik menyerang yang mengakibatkan pemain belakang tim Bulu Mas Ampibabo kocar-kacir dan akhirnya melakukan serangkaian pelanggaran dan berakibat dikeluarkannya kartu kuning kedua untuk Agus Sapta pemain belakang bernomor punggung 14 dan akhirnya diberikan kartu merah dan dikeluarkan wasit dari dalam lapangan.

Bermain 10 dalam lapangan tidak menjadikan tim Bulu Mas Ampibabo patah semangat justru tim yang dikawal langsung pemerintah Desanya tersebut lebih memilih menyerang dan bahkan serangan yang dilakukan hampir membuahkan gol namun kesempatan demi kesempatan belum membuahkan hasil.

Akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan babak kedua selesai dengan skor akhir 1-0 untuk kemenangan tim Bulu Mas Ampibabo.

Dengan demikian tim Bulu Mas Ampibabo dipastikan akan melenggang ke putaran selanjutnya di fase 14 besar.

Sedangkan tim Kelinci Sakti Pelawa harus terhenti di babak 24 besar dan dipastikan tersingkir di turnamen Kampus Sahib tahun ini. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.