Gubernur Minta Kepolisian Tangkap Pelaku Tambang Emas Ilegal di Sungai Tabong

oleh -
oleh
Sungai Tabong
Beginilah penampakan Tambangan Emas Ilegal di area Sungai Tabong, Kecamatan Monunu, Kabupaten Buol. FOTO : IST

JAKARTA, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura memita kepolisian menangkap pelaku pertambangan Ilegal itu di Sungai Tabong, perbatasan Kecamatan Momunu Kabupaten Buol.

Hal itu disampaikan gubernur secara tegas, menyusul banyaknya pemberitaan dan konfirmasi terkait dengan Tambang Emas Ielagal itu, termasuk pernyataan Bupati Buol yang menyampaikan ancaman bencana alam akibat Aktifitas Pertambangan Emas Ilegal itu.

Gubernur melalui rilis resmi yang diterima redaksi media ini menyebutkan, selaku Kepala Daerah di Sulteng, sejak peristiwa longsor di lokasi pertambangan emas Ilegal di Desa Burangga, Parimo lalu, gubernur telah mengirim surat kepada kepolisian daerah Sulteng untuk menertibkan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

“Aktifitas pertambangan apapun yang illegal, segera ditertibkan dan pelakunya dapat ditindak tegas dan diadili secara hukum. Agar menjadi pembelajaran ke depan kepada public,” ujar gubernur lantang.

Untuk menertibkan banyak PETI di Wilayah Sulteng, Gubernur Rusy Matura telah mengusulkan ke pemerintah pusat wilayah – wilayah pertambangan rakyat atau WPR yang salah satunya di Kabupaten Buol. Dengan WPR, maka pola pertambangan rakyat yang mengarus-utamakan koperasi, BUMdes dan lainnya akan berkembang.

Gubernur juga meminta kepada bupati/wali kota untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum di kabupaten dan kota, sebagai wujud sinergisitas percepatan pembangunan, termasuk tata kelola lingkungan, sosial, ekonomi dan lainnya. MH

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.