Usung Konsep Ekonomi Desa, Andi Aril Pattalau Siap Maju Calon DPD Perwakilan Sulteng

oleh -
oleh
Andi Aril Pattalau
Andi Aril Pattalau. FOTO : IST

PALU, WARTASULAWESI.COM – Sejak tanggal 6 Desember 2022, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara serentak membuka Pendaftaran Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di masing-masing Propinsi.

Khusus di Sulawesi Tengah, salah satu Bakal Calon (Bacalon) yang melirik untuk menjajal kemampuan nya merebut satu dari empat kursi DPD dari Sulteng adalah Andi Aril Pattalau.

Saat ini Andi Aril Pattalau dikenal oleh Masyarakat karena di percayakan oleh Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura sebagai Kepala Sekretariat Tenaga Ahli Gubernur, satu dari dua belas personil Tenaga Ahli Gubernur yang di diangkat oleh H. Rusdy Mastura, sebagai Tim non struktural /fungsional mendampingi Gubernur melakukan berbagai Konseptual Pembangunan yang ” out of the box ”¬† di Sulawesi Sulawesi sejak 1 tahun terakhir ini.

Jabatan yang diamanatkan kepada Andi Aril Pattalau, bukan lah karena dirinya dikenal luas sebagai Ketua Tim Aliansi Relawan Rusdy Mastura (ALARM) sangat militan memperjuangan H. Rusdy Mastura menjadi Gubernur Sulawesi Tengah pada Pilkada 2020 yang lalu, namun juga karena Andi Aril Pattalau juga dikenal sebagai Konsultan Nasional dalam Penguatan Kelembagaan Koperasi-BUMDesa serta UMKM yang sudah digelutinya sejak lama melalui Organisasi Non Pemerintah / Non Government Organitation (NGO) yang dipimpinnya yaitu Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK).

Walaupun mendapat kepercayaan besar dari Gubernur Sulawesi Tengah mengkoordinir Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah, Andi Aril Pattalau tetap memposisikan diri sebagai Anak Desa, yang masih miris melihat tersia-siakan nya berbagai potensi – potensi desa yang sebenarnya kaya untuk dikembangkan dan menghasilkan potensi ekonomi yang besar untuk memakmurkan masyarakat desa.

Disela-sela kesibukannya sebagai Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah, Andi Aril Pattalau saat ini juga dipercayakan beberapa Kabupaten di Sulawesi Tengah sebagai Supervisor dalam Pendampingan Bisnis Koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), serta juga sebagai Instruktur diberbagai Pelatihan Koperasi – UMKM SE Sulawesi Tengah yang diselenggarakan oleh Dinas ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota se Sulawesi Tengah.

Bagi Andi Aril Pattalau, posisi sebagai Tenaga Ahli Gubernur sebagai pengabdian kepada Pemerintah Sulawesi Tengah dibawah kepemimpinan H. Rusdy Mastura, namun posisi sebagai aktifis  pemberdayaan ekonomi desa, adalah pengabdian yang sangat Hakiki, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat untuk menumbuhkan kembangan potensi Рpotensi ekonomi di daerahnya.

Sehingga oleh Sahabat-sahabatnya, Andi Aril Pattalau dikenal sebagai Pejuang Ekonomi Desa, bukan seperti para politisi pada umumnya, yang mungkin waktunya dihabiskan di meja Warkop, namun Andi Aril Pattalau Sudah 10 tahun terakhir ini waktu nya banyak dihabiskan dengan mendampingi para pejuang ekonomi di Desa, baik berbasis Koperasi, BUMDesa maupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sehingga bagi sebagian politisi kawakan, Andi Aril Pattalau dianggap sosok yang kurang familiar, karena tidak bergaul secara intens dengan Politikus yang namanya sudah malang melintang.

Justru ini bisa menjadi keunggulan Andi Aril Pattalau, yang diamanatkan H. Rusdy Mastura memimpin Relawan dalam Pilkada Gubernur tahun 2020 yang lalu, karena Gubernur Sulawesi Tengah itu tahu, sosok Andi Aril Pattalau memiliki koneksi dan jaringan akar rumput yang bisa diandalkan untuk sebuah momentum Politik.

Profil Andi Aril Pattalau dikalangan Aktifis era awal tahun 2000 an sudah kenal luas… Pernah menjadi Sekjend Majelis Mahasiswa (MM) Universitas Tadulako, serta pernah di amanatkan sebagai Panglima Laskar Mahasiswa Sulawesi Tengah, yang di awal tahun 2000 an banyak mengadvokasi berbagai issu – issu Perlawanan terhadap pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat.

Dengan berbagai Pengalaman dalam dan luar pemerintahan, Andi Aril Pattalau berharap anak – anak Muda Sulawesi Tengah untuk terus berkarya.

“Bukan Pemuda yang mengatakan itu Ayahku, tapi Pemuda adalah yang mengatakan Ini DADA KU,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.