Pasca Gempa 6,7 Magnitudo, PSI Sulteng Salurkan 1.500 Paket Bantuan untuk Korban di Sigi

oleh -50 views
oleh
IMG 20260618 WA0003
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan Desa Kamarora A dan Kamarora B di Kecamatan Nokilalaki serta Desa Petimbe di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Rabu (17/6/2026). FOTO : DOK. PSI SULTENG

SIGI, WARTASULAWESI.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah bergerak cepat membantu warga terdampak gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo dengan menyalurkan 1.500 paket bantuan logistik ke sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Sigi, Rabu (17/6/2026).

Bantuan tersebut didistribusikan ke Desa Kamarora A dan Kamarora B di Kecamatan Nokilalaki serta Desa Petimbe di Kecamatan Palolo. Untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran, PSI Sulteng mengerahkan dua unit ambulans dan lima kendaraan operasional lainnya.

Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Agus Lamakarate, mengatakan langkah cepat tersebut merupakan bentuk kepedulian partainya terhadap masyarakat yang terdampak gempa yang mengguncang Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Kabupaten Parigi Moutong akibat aktivitas Sesar Sausu.

Menurut Agus, gerakan kemanusiaan itu dilakukan atas arahan langsung Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali yang meminta seluruh kader PSI hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Semoga aksi peduli dari PSI ini bisa meringankan beban masyarakat Sigi yang terdampak gempa. Kita tidak pernah tahu kapan musibah ini datang. Ini semua kehendak Allah SWT. Semoga para korban diberikan kekuatan dan kita semua bisa mengambil hikmah dari bencana alam ini,” ujar Agus.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Posko Peduli Bencana PSI Sulawesi Tengah. Agus Lamakarate hadir didampingi Wakil Ketua DPW Muh Masykur dan Khadafi Badjerey, Wakil Bendahara Umum Imam Safaat, Ketua Departemen Komunitas Amir Sidik, serta Ketua Departemen Data dan Cyber Subagio.

Turut hadir Ketua DPD PSI Kabupaten Sigi Adi Kabarani Rapadjori bersama jajaran pengurus setempat.

Agus menegaskan bahwa kebersamaan dan solidaritas menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi bencana. Karena itu, PSI berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Membantu masyarakat yang tertimpa bencana sudah menjadi kewajiban bagi PSI dan seluruh jajarannya tanpa memandang latar belakang apa pun,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah yang juga Koordinator PSI Peduli Gempa, Muh Masykur, menegaskan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bukti nyata kehadiran PSI di tengah masyarakat saat menghadapi masa-masa sulit.

Menurutnya, partai berlambang gajah itu ingin memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan rakyat, khususnya pada saat terjadi bencana.

“Kami ingin memastikan kehadiran PSI benar-benar untuk rakyat, apalagi di tengah situasi sulit pascagempa,” ujar Masykur.

Ia menambahkan, seluruh kader bergerak cepat menyalurkan bantuan karena adanya instruksi langsung dari Ketua Umum PSI dan Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali.

“Pak Ahmad Ali menekankan bahwa PSI harus hadir bukan hanya dalam kontestasi politik, tetapi juga dalam setiap duka yang dirasakan rakyat. Itulah sebabnya seluruh kader bergerak cepat membantu masyarakat,” ungkapnya.

Masykur menilai keterlibatan partai politik dalam situasi darurat bencana dapat memberikan dampak positif bagi percepatan pemulihan masyarakat. Karena itu, PSI memilih hadir melalui aksi nyata dan kerja kemanusiaan.

“Ini bukan hanya soal politik, melainkan soal kemanusiaan. Kami hadir menjadi garda terdepan dalam memberikan solusi nyata di tengah penderitaan rakyat,” tandasnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.