Musim Kemarau, DPRD Kota Palu Dorong Penguatan Mitigasi Kebakaran

oleh -13 views
oleh
Nurhalis Nur Gelar Reses di Balaroa

PALU, WARTASULAWESI.COM – Tingginya kejadian kebakaran belakangan ini menjadi perhatian DPRD Kota Palu.

Pemerintah Kota Palu didorong memperkuat kesiapsiagaan serta langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran, terutama di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

Anggota Komisi B DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur, mengatakan penanganan kebakaran tidak boleh hanya dilakukan setelah peristiwa terjadi.

Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi bagian penting dalam upaya menekan risiko kebakaran di tengah masyarakat.

“Pemerintah perlu terus memberikan peringatan dan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai penyebab serta bahaya kebakaran. Edukasi ini harus dilakukan secara masif dengan melibatkan camat, lurah, RT/RW dan unsur masyarakat lainnya,” ujar Nurhalis.

Ia menilai, edukasi mengenai pencegahan kebakaran perlu disampaikan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan berbagai ruang yang dekat dengan masyarakat.

Rumah ibadah, kata dia, dapat menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan pesan kewaspadaan. Penyampaian informasi melalui masjid maupun tempat ibadah lainnya dinilai dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Selain meningkatkan kewaspadaan di lingkungan permukiman, Nurhalis meminta perhatian khusus terhadap pengawasan di lingkungan keluarga.

Ia mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama yang berkaitan dengan penggunaan korek api, kompor, peralatan listrik maupun peralatan rumah tangga lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Jangan sampai hal-hal yang dianggap sepele, seperti bermain korek api atau menggunakan peralatan listrik tanpa pengawasan, justru menjadi pemicu kebakaran,” katanya.

Pengelolaan Sampah Jadi Perhatian
Selain faktor kelalaian di lingkungan rumah tangga, Nurhalis turut menyoroti persoalan pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran.

Menurutnya, keberadaan sampah yang berserakan, khususnya ketika berada dalam kondisi kering, berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Karena itu, pengelolaan, penanganan dan penanggulangan sampah di berbagai wilayah Kota Palu perlu mendapat perhatian lebih serius.

Nurhalis menekankan, pencegahan kebakaran membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah daerah bersama aparat kewilayahan, stakeholder terkait dan masyarakat harus membangun pola kesiapsiagaan secara bersama-sama.

“Kesiapsiagaan, edukasi, pengawasan dan pengelolaan lingkungan yang baik harus dilakukan bersama. Dengan begitu, kita bisa menekan risiko kebakaran di Kota Palu,” pungkas Nurhalis, yang juga menjabat Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Palu.***

No More Posts Available.

No more pages to load.