PALU, WARTASULAWESI.COM – Menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, sejumlah nama tokoh bangsa kembali diusulkan menjadi calon Pahlawan Nasional.
Tempo merilis daftar 10 tokoh yang masuk nominasi tahun ini, berasal dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia.
Berikut daftar lengkapnya beserta asal daerah masing-masing:
• K.H. Abdurrahman Wahid – Jawa Timur
Dikenal sebagai Presiden ke-4 RI, tokoh pluralisme, dan pendiri Nahdlatul Ulama.
• Jenderal Besar H.M. Soeharto – Yogyakarta
Presiden kedua RI, yang memimpin era Orde Baru selama 32 tahun.
• K.H. Bisri Sansuri – Jawa Timur
Salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, ulama besar yang berperan dalam pendidikan Islam.
• Idrus bin Salim Al-Jufri (Guru Tua) – Sulawesi Tengah
Pendiri Alkhairaat, pelopor pendidikan Islam di kawasan timur Indonesia.
• Teuku Abdul Hamid Azwar – Aceh
Pejuang kemerdekaan asal Aceh yang berjasa dalam melawan penjajahan Belanda.
• K.H. Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat
Ulama dan pejuang yang terlibat dalam perlawanan rakyat terhadap kolonial di daerah Majalengka.
• Prof. Dr. Midian Sirait – Sumatera Utara
Tokoh pendidikan dan pendiri Universitas HKBP Nommensen di Medan.
• K.H. Yusuf Hasim – Sumatera Utara
Tokoh Nahdlatul Ulama dan pejuang kemerdekaan di Sumatera Utara.
• Anak Agung Gede Anom Mudita – Bali
Pejuang kemerdekaan dan penggerak kebangkitan rakyat Bali.
• Deman Tende – Kalimantan Barat
Pahlawan lokal dari Suku Dayak yang berjuang melawan kolonialisme di Kalimantan Barat.
Daftar ini masih dalam tahap pengusulan dan akan dipertimbangkan lebih lanjut oleh pemerintah untuk penetapan resmi sebagai Pahlawan Nasional.
Proses penetapan Pahlawan Nasional dilakukan melalui kajian mendalam dari berbagai aspek, mulai dari kontribusi terhadap perjuangan bangsa hingga dampak sosial yang ditinggalkan. ***
