JAKARTA, WARTASULAWESI.COM – Pengurus Daerah Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Sulawesi Tengah memaparkan program aksi sosial bedah rumah yang telah dilaksanakan di Kabupaten Poso dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional GEKIRA yang berlangsung di Hotel Novotel Pulomas, Jakarta, 12–14 Juni 2026.
Dalam forum yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia itu, Ketua PD GEKIRA Sulteng, Jemmy Langelo, mendapat kesempatan mempresentasikan program “GEKIRA Berbagi Kasih” yang diwujudkan melalui bedah rumah bagi warga kurang mampu di Desa Talabosa, Kecamatan Lore Piore, Kabupaten Poso.
Menurut Jemmy, program tersebut menjadi aksi sosial pertama yang dilaksanakan GEKIRA di Indonesia dan diharapkan dapat diadopsi sebagai program nasional oleh seluruh pengurus daerah GEKIRA.
“PD GEKIRA Sulteng telah turun langsung menyalurkan bantuan bedah rumah bagi keluarga kurang mampu di wilayah Sulawesi Tengah, seperti yang direalisasikan di Kabupaten Poso. Aksi sosial ini yang pertama di Indonesia yang dilaksanakan oleh GEKIRA dan diharapkan bisa menjadi program GEKIRA secara nasional serta dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Jemmy saat memaparkan program tersebut dalam Rakernas GEKIRA, Minggu (14/6/2026).
Ia menjelaskan, sebagai organisasi sayap Partai Gerindra di daerah, GEKIRA Sulteng memiliki tanggung jawab untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Jemmy mengatakan, arahan Ketua Dewan Pembina GEKIRA Hasyim S. Djojohadikusumo dan Ketua Umum Pengurus Pusat GEKIRA Nikson Silalahi menjadi landasan bagi seluruh kader untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke lapisan paling bawah.
“Dengan dasar kasih dan saling tolong-menolong, GEKIRA Sulteng ingin menaikkan taraf hidup masyarakat di wilayah kerja kami, salah satunya melalui aksi nyata bedah rumah bagi warga miskin,” katanya.
Perkuat Koordinasi Dukung Program Pemerintah
Selain menjadi ajang pemaparan program kerja, Rakernas GEKIRA 2026 juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi organisasi dalam mendukung transformasi ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Rakernas tersebut dihadiri perwakilan pengurus daerah dari 32 provinsi di Indonesia. Kehadiran para kader daerah dinilai menunjukkan soliditas organisasi dalam memperkuat sinergi dan konsolidasi nasional.
PD GEKIRA Sulteng menilai forum Rakernas bukan sekadar agenda internal organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan aspirasi daerah dalam mendukung program pembangunan nasional.
Jemmy menegaskan, kader GEKIRA di daerah harus mampu menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat serta meluruskan berbagai informasi yang tidak benar terkait program pemerintah.
“Bagi PD GEKIRA Sulteng, kegiatan Rakernas ini bukan sekadar agenda konsolidasi internal organisasi, melainkan menjadi ruang strategis untuk menyatukan aspirasi daerah dalam rangka mendukung dan menyukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya. ***






