FKUB dan BAMAG Sulteng kembali salurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Sigi

oleh -
oleh
IMG 20260622 WA0031
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sulawesi Tengah, kembali menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Sigi. FOTO : IST

PALU, WARTASULAWESI.COM – Semangat kemanusiaan dan kerukunan antarumat beragama kembali ditunjukkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sulawesi Tengah.

Untuk kedua kalinya, kedua lembaga tersebut menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 lalu.

Ratusan kardus mi instan dan puluhan karton roti siap konsumsi didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak, khususnya di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup signifikan akibat bencana tersebut.

Bantuan disalurkan melalui sejumlah rumah ibadah, di antaranya Gereja Bala Keselamatan, Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI), serta Masjid Al-Muhajirin Desa Kamarora.

Selain itu, bantuan juga diberikan langsung kepada warga yang masih bertahan di posko-posko darurat sederhana di sekitar rumah mereka.

Tidak hanya kebutuhan pokok, ratusan bungkus roti siap konsumsi turut dibagikan kepada masyarakat dan anak-anak yang berada di sekitar lokasi pengungsian maupun di sepanjang jalan desa.

Sebagian bantuan lainnya dititipkan di Posko Kecamatan Nokilalaki untuk selanjutnya disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Dalam proses distribusi, tim FKUB dan BAMAG berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, relawan kemanusiaan, serta tim Islamic Relief yang telah beberapa hari membantu penanganan dampak gempa di wilayah tersebut.

Hingga kini, warga masih diliputi kecemasan akibat gempa susulan yang sesekali terjadi. Meski tidak berkekuatan besar, getaran yang masih dirasakan membuat sebagian masyarakat memilih tetap berada di luar rumah dan mengungsi di lokasi yang dianggap lebih aman.

Bantuan kemanusiaan ini merupakan donasi yang dipercayakan Dewan Penyantun BAMAG Sulawesi Tengah, Hendrik G. Liyanto, kepada FKUB Sulawesi Tengah untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Tokoh Agama Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Sulawesi Tengah yang juga Ketua FKUB Kabupaten Sigi, Sofyan Nur, bersama sejumlah pengurus dan relawan lintas agama.

Sekretaris FKUB Sulawesi Tengah, H. Muh. Munif Godal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung aksi kemanusiaan tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab bersama tanpa memandang latar belakang agama, suku maupun golongan.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kepedulian kemanusiaan tidak memandang perbedaan agama, suku maupun golongan. Duka yang dirasakan saudara-saudara kita adalah duka kita bersama. Karena itu kami mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk turut membantu dan meringankan beban warga yang terdampak bencana,” ujarnya.

Munif berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kerukunan masyarakat Sulawesi Tengah dalam menghadapi musibah.

“Duka mereka adalah duka kita semua. Mari bersama membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana,” pungkasnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.