Bank Sulteng Dukung Penuh Gerakan Pangan Murah di Sulteng

oleh -7 views
oleh
file 000000009fc881fa851a32bd4719b9e6

PALU, WARTASULAWESI.COM – Bank Sulteng menunjukkan dukungannya terhadap upaya menjaga stabilitas harga pangan di Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan menyalurkan bantuan subsidi sebesar Rp11 juta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyukseskan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Palu, Rabu (21/10/2026).

Dukungan Bank Sulteng tersebut menjadi bagian dari sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan akhir tahun.

Kepala Dinas Pangan Sulawesi Tengah, Rohani Mastura, mengatakan subsidi dari Bank Sulteng berperan penting dalam menekan harga sejumlah komoditas pangan sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Gerakan Pangan Murah ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang HBKN. Berkat dukungan subsidi dari Bank Sulteng, komoditas yang dijual dapat jauh lebih murah dibanding harga pasar sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Rohani di Palu.

Melalui bantuan CSR tersebut, Bank Sulteng turut mendukung penyediaan bahan pangan dengan harga terjangkau. Pelaksanaan GPM juga melibatkan 15 distributor, petani cabai, serta peternak lokal untuk memastikan ketersediaan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Sejumlah komoditas yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut antara lain beras premium Rp70.000 per 5 kilogram, beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, Minyakita Rp15.500 per liter, bawang putih Rp27.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, cabai rawit Rp45.000 per kilogram, serta telur ayam Rp50.000 per rak.

Dinas Pangan Sulteng juga menyiapkan pasokan dalam jumlah cukup besar, meliputi masing-masing 2 ton beras premium dan beras SPHP, 1.000 liter minyak goreng premium, masing-masing 100 kilogram bawang putih dan bawang merah, 50 kilogram cabai, 100 ekor ayam potong, serta 200 rak telur.

Keterlibatan Bank Sulteng melalui program CSR ini memperlihatkan peran sektor perbankan daerah dalam mendukung program pemerintah, tidak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga lewat kontribusi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi antara Bank Sulteng dan Pemprov Sulteng diharapkan dapat terus berlanjut untuk memperluas akses masyarakat terhadap pangan terjangkau, menjaga daya beli, serta mendukung stabilitas ekonomi daerah.

Dikutip dari Metrosulawesi.net ***

No More Posts Available.

No more pages to load.