DONGGALA – WARTASULAWESI.COM — Warga Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala mengelar aksi protes dengan menutup ruas jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, Rabu (25/05/2021).
Melalui unggahan video salah satu akun Instagram @p4pskyss_pada Rabu dini hari, terlihat masyarakat memblokade jalan yang rusak dengan menaruh beberapa tanda.
Diantaranya seperti ranting pohon, kayu dedaunan, batu, tulisan – tulisan, hingga miniatur kuburan dengan nisan tertulis “mati makan janji” lengkap dengan miniatur yang dibungkus dengan kain kafan menyerupai pocong.

Diketahui aksi tersebut dilakukan sejak hari Selasa, (24/05/2022) berlanjut hingga Rabu 25 Mei 2022 sebagai bentuk aksi protes warga setempat kepada pemerintah Kabupaten Donggala yang tak kunjung memperbaiki jalan yang telah lama rusak.
Video tersebut viral dan diunggah kembali oleh akun Instagram @Infopalu yang kemudian memunculkan berbagai macam tanggapan dari netizen. Seperti yang diungkapkan oleh akun @Nurayu_muslimah .
“Katanya tahun lalu mereka dijanji untuk perbaikan jalan, tapi 1 tahun telah berlalu hasilnya tetap sama,” tulisnya.
Pemilik akun Instagram @ningsoot juga menghimbau kepada masyarakat yang melintas jalan rusak tersebut agar lebih berhati hati dan tetap memperhatikan situasi disekitar.
“Harapan saya semoga jalan tersebut bisa secepatnya diperbaiki,” ucap akun pemilik Video @P4pskyss. JUM







