Upacara Hari Pahlawan Ke-80 di Sulteng Berlangsung Khidmat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Warga Teladani Semangat Perjuangan

oleh -
oleh
IMG 20251110 WA0067 scaled
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara, peringatan Hari Pahlawan ke-80 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (10/11/2025). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung khidmat di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (10/11/2025).

Dengan tema nasional “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, peringatan tahun ini menjadi ajang refleksi untuk memperkuat komitmen melanjutkan semangat juang para pahlawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Letkol Cpm Choirul Umam, S.H. dipercaya sebagai komandan upacara.

Dalam amanatnya, Gubernur Anwar Hafid membacakan sambutan resmi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf.

Menteri menegaskan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni mengenang sejarah, tetapi momentum meneladani nilai perjuangan yang diwariskan para pejuang bangsa.

“Hari ini, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama di batu nisan, tetapi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” demikian salah satu kutipan sambutan Menteri Sosial yang dibacakan Gubernur.

Dalam sambutan itu juga disampaikan tiga nilai perjuangan yang patut terus dihidupkan generasi masa kini, yakni kesabaran dan keteguhan dalam perjuangan, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, serta berpandangan jauh ke depan demi generasi mendatang.

Menteri Sosial menekankan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita — bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” lanjutnya.

Usai membacakan sambutan, Gubernur Anwar Hafid mengajak seluruh peserta upacara menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum memperkuat semangat persatuan dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Jadikan semangat perjuangan sebagai inspirasi untuk berkarya. Mengisi kemerdekaan adalah bentuk penghormatan terbaik kepada para pahlawan,” tegasnya.

Upacara diakhiri dengan doa bersama dan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga menumbuhkan semangat juang yang relevan dengan tantangan masa kini.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan ke-80, turut dilaksanakan sejumlah kegiatan simbolis, di antaranya:
• Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya secara simbolis kepada 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan masa pengabdian 10 hingga 30 tahun.
• Penyerahan 1.000 bibit cabai kepada seluruh pegawai Pemerintah Provinsi Sulteng sebagai gerakan nyata mendukung pengendalian inflasi komoditas cabai.
• Penyerahan bantuan tali asih kepada para Veteran Republik Indonesia sebagai wujud penghormatan dan kepedulian pemerintah daerah terhadap para pejuang bangsa.

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini menjadi pengingat bahwa semangat juang para pahlawan harus terus menyala dalam setiap langkah pembangunan Sulawesi Tengah. ***