PB Alkhairaat Minta Kasus Guru Tua Tak Ditunggangi Isu Lain

oleh -
oleh
IMG 20250414 WA0412
Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat, Djamaluddin Mariadjang (Kopia Hitam) saat konferensi pers di Palu, Senin, 14 April 2025. FOTO : IST

PALU, WATASULAWESI.COM – Pengurus Besar (PB) Alkhairaat menegaskan agar kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Guru Tua, Habib Idrus bin Salim Aljufri, tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menebar isu lain yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Pernyataan ini disampaikan langsung Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat, Djamaluddin Mariadjang, di Palu, Senin, 14 April 2025.

“Jika ada organisasi atau individu lain yang menyampaikan simpati atau melakukan aksi, itu tidak mengapa. Tetapi, jangan sampai aksi itu menyerang kelompok atau golongan lain,” tegas Djamaluddin.

Ia menekankan bahwa PB Alkhairaat akan tetap berada pada jalur hukum dan menjunjung tinggi prinsip menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, langkah hukum adalah cara yang tepat agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik sosial yang lebih luas.
“Stabilitas adalah prioritas kami. Maka salah satu tuntutan kami adalah tangkap pelaku penghinaan terhadap Guru Tua. Adili dia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djamaluddin menyebutkan bahwa Alkhairaat merupakan organisasi yang telah berdiri selama 96 tahun dan selama itu pula selalu mengedepankan nilai-nilai persatuan, bukan perpecahan.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini ada sekitar 21 juta masyarakat Indonesia yang berada dalam lingkaran pengaruh Alkhairaat.

Ia mengingatkan bahwa segala pernyataan resmi terkait perkembangan kasus ini hanya boleh disampaikan oleh Pengurus Besar Alkhairaat atau sayap organisasi yang berada langsung di bawah koordinasi PB Alkhairaat.

“Kami tegaskan, Alkhairaat tidak bertanggung jawab atas pernyataan yang keluar dari luar jalur resmi. Pernyataan resmi hanya dari PB Alkhairaat,” pungkasnya.

Pernyataan ini disampaikan untuk menenangkan suasana serta mencegah potensi gesekan sosial yang dapat timbul akibat provokasi atau aksi yang tidak terkendali.

PB Alkhairaat berharap semua pihak dapat menahan diri dan mempercayakan proses hukum kepada aparat yang berwenang. ***