Gubernur Sulteng Kukuhkan Pengurus IMA Makassar, Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan..!

oleh -
oleh
IMG 20250706 WA0166 scaled
Kepala Badan Kesbangpol Sulteng, Drs. Arfan, M.Si, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si di Baruga Anging Mammiri, Losari, Makassar, Sabtu (5/7/2025). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

MAKASSAR, WARTASULAWESI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi mengukuhkan Badan Pengurus Harian Ikatan Mahasiswa (IMA) Sulteng Makassar periode 2025–2026 dalam sebuah prosesi di Baruga Anging Mammiri, Losari, Makassar, Sabtu (5/7/2025).

Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulteng, Drs. Arfan, M.Si, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Adapun kepengurusan baru ini dipimpin oleh Muhammad Afdhal Syahputra sebagai ketua.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Arfan, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, tangguh, dan menjunjung akar budaya.

“Mahasiswa adalah bagian dari generasi maradika yang harus berani menghadapi tantangan. Jangan lupakan semangat molibu (berjuang) dan maparenta (mengabdi) meski berada di tanah rantau,” ujar Gubernur Anwar.

Menurutnya, IMA bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi ruang pembinaan intelektual dan kepemimpinan.

Ia juga menyinggung prioritas pembangunan SDM di Sulteng melalui program unggulan Sulteng Nambaso, yang menjamin akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak Sulteng yang tertinggal karena faktor ekonomi. Pemerintah hadir untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif,” tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru IMA Sulteng Makassar. Ia berharap program kerja yang disusun nantinya bersifat solutif dan membumi.

“Perkuat kapasitas, berdayakan komunitas, dan bangun sinergi dengan pemerintah serta dunia usaha,” pesannya.

Terkait dukungan pemerintah terhadap kegiatan mahasiswa, Arfan menyebut hal itu akan dipertimbangkan secara objektif dan sesuai ketentuan.

Di akhir sambutan, Gubernur menyemangati para mahasiswa untuk terus belajar dan berani bermimpi besar.

“Jangan lelah bermimpi. Jangan takut pulang membawa perubahan. Kalian adalah wajah Sulawesi Tengah di tanah orang,” pungkasnya. ***