Gubernur Anwar Hafid Bahas Peningkatan Status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Jadi Bandara Internasional

oleh -
oleh
IMG 20250603 WA0125 scaled
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memimpin rapat koordinasi lintas instansi untuk membahas percepatan peningkatan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi bandara internasional, Selasa (3/6/2025). Foto : Tim Media AH

PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memimpin rapat koordinasi lintas instansi untuk membahas percepatan peningkatan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi bandara internasional.

Rapat tersebut berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulteng pada Selasa (3/6/2025).

Turut hadir dalam rapat ini Kepala Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, perwakilan Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina, Dinas Perhubungan Provinsi, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Camat Palu Selatan, serta perwakilan Pemerintah Kota Palu.

Gubernur Anwar Hafid menyatakan bahwa peningkatan status bandara merupakan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas Sulawesi Tengah dengan negara-negara lain, sekaligus mendukung pelayanan ibadah haji agar bisa langsung diberangkatkan dari Palu.

“Alhamdulillah, hari ini kita bahas bersama bagaimana agar Bandara Sis Al-Jufri bisa ditingkatkan statusnya menjadi bandara internasional. Ini bagian dari visi besar untuk membuka akses global dari dan ke Sulawesi Tengah,” ungkap Anwar Hafid usai memimpin rapat.

Mantan Bupati Morowali dua periode ini menekankan bahwa prioritas utama dari rencana ini adalah memberi kemudahan bagi jamaah haji asal Sulteng agar tak lagi harus transit di provinsi lain.

“Bayangkan jika jamaah haji kita bisa berangkat langsung dari Palu. Ini bukan hanya soal kemudahan, tapi juga tentang pelayanan dan kebanggaan daerah,” tegasnya.

Gubernur juga mengapresiasi kesiapan dan dukungan seluruh instansi yang hadir dalam rapat.

Gubernur optimistis rencana ini bisa segera diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan pengesahan resmi.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Insya Allah, dengan kerja sama yang solid, kita bisa wujudkan bandara internasional pertama di Sulteng,” tutupnya.

Rapat ini menjadi langkah awal penyamaan persepsi dan sinkronisasi teknis lintas sektor agar tahapan peningkatan status bandara dapat diproses secara cepat dan tepat oleh kementerian terkait di tingkat nasional. ***