Dana Rp 8,45 Miliar Terselamatkan! Evie Irawan dan Itek Bachtiar Jadikan Plaza Asia Role Model Tata Kelola Gedung Perkantoran di SCBD

oleh -
oleh
IMG 20251020 WA0187

JAKARTA, WARTASULAWESI.COM – Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Plaza Asia mencatat pencapaian luar biasa selama masa bakti 2022–2025 dengan berhasil menyelamatkan dan mengoptimalkan dana sebesar Rp 8,45 miliar.

Kinerja tersebut menjadikan Plaza Asia sebagai salah satu perhimpunan gedung perkantoran strata title paling transparan dan akuntabel di kawasan elite Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.
Kepemimpinan Ketua Pengurus Itek Bachtiar dan Ketua Pengawas Evie Irawan dinilai berhasil membangun sistem pengelolaan modern berbasis prinsip good governance, menegakkan tata kelola hukum, dan menciptakan harmoni antar pemilik serta penyewa.

Penerapan manajemen dilakukan berdasarkan empat pilar hukum perhimpunan, yakni Permen 4/2025-Pergub 132/2028, AD/ART, keputusan Rapat Umum Anggota, serta regulasi internal gedung (Building Rules and Regulations).

Tunggakan Turun Drastis, Aset Menguat, Okupansi Naik

Selama tiga tahun kepemimpinan, P3SRS Plaza Asia berhasil:
• Menurunkan tunggakan penghuni hingga 80 persen, dari Rp 1,22 miliar menjadi Rp 243 juta per akhir 2024.
• Meningkatkan tingkat okupansi sebesar 29 persen.
• Menaikkan pendapatan parkir sebesar 18 persen.
• Menyelesaikan 2.800 pekerjaan teknis dari total 4.840 catatan audit MEEP (Mekanik, Elektrikal, Elektronik, dan Plumbing).
• Memperbaiki berbagai fasilitas vital, seperti genset, panel listrik utama, sistem AC outdoor, hingga relokasi kabel udara ke bawah tanah demi peningkatan estetika gedung.

Pengawas Hemat Miliaran Rupiah

Tim pengawas yang dipimpin Evie Irawan berperan besar dalam menegakkan efisiensi dan menjaga keuangan perhimpunan tetap sehat. Di bawah kepemimpinannya, pengawas berhasil:
• Melakukan penagihan tunggakan listrik, sewa, dan service charge sebesar Rp 2,9 miliar.
• Menyelesaikan sengketa dana parkir senilai Rp 721 juta.
• Menagih piutang bagi hasil kerja sama pihak ketiga sebesar Rp 535 juta.
• Menerapkan sistem tender terbuka yang berhasil menghemat Rp 2,26 miliar dalam berbagai proyek operasional.

Tak hanya itu, nilai kontrak iklan media gedung melonjak drastis dari Rp 8,45 juta menjadi Rp 300 juta per tahun. Ruang kantor pengelola yang sebelumnya hanya dikuasai 40 persen, kini berhasil diambil alih sepenuhnya 100 persen sebagai hak perhimpunan.

Pemilihan Kembali dengan Dukungan Penuh Anggota

Dalam Rapat Umum Tahunan Anggota dan Rapat Umum Luar Biasa yang digelar 10 Oktober 2025 di Hotel The Oddbird, District 8 SCBD, para anggota kembali memilih Evie Irawan memimpin pengawasan periode 2025–2028.
Evie Irawan menyatakan komitmennya untuk melanjutkan penerapan tata kelola profesional dan berkelanjutan.
Menurutnya, kepemimpinan perhimpunan bukan hanya soal mengawasi fisik gedung, tetapi juga membangun kepercayaan, menjaga integritas hukum, dan menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif.

Ia menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan yang berpihak pada kepentingan kolektif, berdasar prinsip keadilan dan nilai kemanusiaan, serta memastikan Plaza Asia tetap menjadi lingkungan investasi yang sehat, kompetitif, dan produktif.

Model Teladan Good Governance

Dengan keberhasilan finansial dan operasional tersebut, Plaza Asia kini dinilai sebagai role model pengelolaan strata title dengan standar tertinggi di sektor properti perkantoran Indonesia. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan posisi Plaza Asia sebagai pionir penerapan good corporate governance di lingkungan gedung komersial berbasis kepemilikan bersama. ***