PALU, WARTASULAWESI.COM – PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong hilirisasi mineral nasional melalui pengembangan proyek strategis Indonesia Growth Project (IGP) Morowali di Kabupaten Morowali.
Proyek yang diperkirakan bernilai sekitar US$2 miliar tersebut menjadi salah satu investasi besar yang diharapkan mampu memperkuat ekosistem hilirisasi nikel sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah.
Komitmen kemitraan itu ditunjukkan PT Vale melalui kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan jajaran Forkopimda yang digelar di fasilitas pelabuhan Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Morowali Iksan Baharudin Abd Rauf, Ketua DPRD Morowali Herdiyanto Marzuki, Dandim 1311 Morowali Abraham Sada Panjaitan, Wakapolres Morowali I. Nyoman Arka Wiyasa, serta jajaran manajemen PT Vale yang dipimpin Presiden Direktur dan CEO Bernardus Irmanto.
Dalam kesempatan itu, Bernardus menegaskan bahwa proyek IGP Morowali dirancang untuk memperkuat rantai nilai industri nikel nasional melalui pengembangan tambang dan pembangunan fasilitas pengolahan berbasis teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL).
“Capaian progres proyek yang sangat baik ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Morowali dan jajaran Forkopimda. Kami berharap kemitraan strategis ini terus berjalan dan memperkuat kontribusi sektor hilirisasi bagi pembangunan daerah,” katanya.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur tambang dalam proyek tersebut telah mencapai progres konstruksi sebesar 99 persen, sementara pembangunan fasilitas pengolahan HPAL telah mencapai sekitar 27 persen.
PT Vale menargetkan fasilitas tersebut dapat beroperasi secara bertahap pada periode 2026 hingga 2027.
Sepanjang tahun ini, proyek IGP Morowali juga mencatatkan kinerja operasional positif dengan penjualan sekitar 2,2 juta ton bijih nikel.
Menurut Bernardus, capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam menjaga kesinambungan arus kas perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan daerah dan negara.
“Kami berkomitmen menjaga operasi yang aman, patuh terhadap regulasi, dan memberikan nilai positif bagi masyarakat Morowali. Tidak ada masa depan tanpa memikirkan pertambangan, dan tidak ada pertambangan tanpa memikirkan masa depan,” ujarnya.
Selain pengembangan proyek tambang dan pengolahan, PT Vale juga memperkuat komitmen pengelolaan lingkungan melalui pembangunan fasilitas nursery untuk mendukung program reklamasi dan revegetasi lahan.
Fasilitas pembibitan tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 700 ribu bibit per tahun yang akan digunakan untuk pemulihan ekosistem di wilayah operasional perusahaan.
Di sisi lain, perusahaan juga menjalankan berbagai Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi lokal, lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur.
Program tersebut antara lain peningkatan layanan kesehatan masyarakat, dukungan pendidikan dan pelatihan vokasi bagi tenaga kerja lokal, serta pengembangan ekonomi produktif berbasis komunitas.
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abd Rauf dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen PT Vale dalam membangun komunikasi konstruktif dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Saya melihat bahwa PT Vale adalah salah satu perusahaan tambang yang benar-benar menunjukkan komitmen penuh. Selama satu tahun saya menjabat, hanya sekali kami menghadapi konflik besar dengan PT Vale dan Alhamdulillah seluruh persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa menyisakan masalah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keputusan PT Vale membangun smelter di kawasan Sambalagi serta mengelola tambang di Bungku Timur menjadi langkah strategis yang memberikan manfaat langsung bagi pembangunan daerah.
“Kedua wilayah ini kini merasakan manfaat langsung dari kehadiran PT Vale yang tetap beroperasi dalam wilayah Kabupaten Morowali. Kami menilai keputusan ini sebagai bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Melalui penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, PT Vale berharap seluruh agenda investasi dan pembangunan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. ***
