PALU, WARTASULAWESI.COM – Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Aristan, melaksanakan kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) selama tiga hari berturut-turut di Kota Palu.
Kegiatan tersebut berlangsung di tiga titik, yakni Kelurahan Silae, Layana dan Taipa yang ditutup pada Minggu, 9 Maret 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh lurah, ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, serta warga setempat yang antusias menyambut kehadiran wakil rakyat mereka.
Dalam setiap titik kunjungan, Aristan menegaskan bahwa kegiatan Kundapil adalah bentuk komitmen pimpinan dan anggota DPRD dalam menjalankan peran sebagai perwakilan rakyat, khususnya dalam menjemput dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara langsung di lapangan.
“Kegiatan ini adalah wujud keseriusan kami untuk memberikan pelayanan serta bantuan kepada masyarakat. Kami ingin mendengar langsung suara rakyat dan memastikan aspirasi tersebut bisa kami perjuangkan di DPRD,” kata Aristan dalam sambutannya.
Politisi Nasdem ini menambahkan bahwa setiap masukan yang diberikan warga akan menjadi bahan penting dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan kebijakan di tingkat provinsi.
Menurutnya, pengawasan dan pengawalan terhadap aspirasi masyarakat adalah bentuk tanggung jawab moral dan politik sebagai wakil rakyat.
“Sebagai wakil yang telah dipilih dan diberi kepercayaan, kami akan mengawasi, mengawal, dan menjalankan amanah ini sebaik-baiknya. Setiap aspirasi akan kami perjuangkan untuk bisa direalisasikan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Pada kunjungan di Kelurahan Taipa, perwakilan warga menyerahkan proposal permohonan bantuan dana untuk pembangunan Masjid Baitul Jannah secara langsung kepada Aristan.
Proposal tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak DPRD dan pemerintah daerah.
Kegiatan Kundapil ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi antara masyarakat dan wakilnya di parlemen tetap terjaga dan berjalan aktif.
Dengan mendatangi langsung warga di kelurahan, Aristan menunjukkan bahwa DPRD tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. ***
