Wagub Sulteng Buka Rakerda TP-PKK 2025, Perkuat Peran PKK dalam Pembangunan Daerah

oleh -
oleh
IMG 20251119 WA0133 scaled
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 di Hotel Santika, Rabu (19/11/2025). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mewakili Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 di Hotel Santika, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Hj. Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, Sekretaris I TP-PKK Pusat Rahmania Lufitasari, S.S., M.Si, para ketua dan perwakilan TP-PKK kabupaten/kota, kepala perangkat daerah, serta organisasi mitra yang selama ini aktif mendukung gerakan PKK di seluruh wilayah Sulteng.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan konsistensi PKK dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, PKK selama ini memainkan peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menggerakkan partisipasi perempuan melalui 10 Program Pokok PKK.

“Rakerda ini menjadi momentum untuk menyelaraskan program PKK dengan prioritas pembangunan tahun 2025. Saya berharap seluruh kader terus memperkuat kolaborasi, inovasi, dan ketepatan sasaran dalam setiap program,” ujar Wagub Reny.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kader PKK menjadi kebutuhan penting untuk menghadapi berbagai tantangan sosial seperti stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, pendidikan karakter anak, hingga peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

Rakerda PKK Tahun 2025 mengusung tema:
“Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Nawacita Berani Menuju Indonesia Emas 2045 dalam Mendukung Pemberdayaan Keluarga dan Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan.”

Melalui forum ini, TP-PKK kabupaten/kota diharapkan mampu menyusun rencana program yang lebih terarah, terukur, dan memperkuat sinergi lintas sektor sehingga efektivitas program PKK dapat semakin dirasakan masyarakat.

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan harapannya agar hasil Rakerda memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Semoga seluruh program PKK di tahun mendatang semakin memberikan manfaat bagi keluarga-keluarga di Sulawesi Tengah dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan daerah yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Wagub Reny.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng Hj. Ir. Sry Nirwanti Bahasoan juga menyampaikan sambutan. Ia mengaku bangga atas kiprah PKK sebagai gerakan masyarakat yang paling dekat dengan keluarga dan menjadi ujung tombak berbagai program sosial.

Menurutnya, kader PKK di desa dan kelurahan telah memberi kontribusi nyata dalam penurunan stunting, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pembentukan karakter generasi muda.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa PKK di kabupaten/kota harus terus berkembang dan memperbaiki kekurangan yang masih ada.

“Ke depan, PKK harus berinovasi, bergerak cepat, dan bekerja bersama. Kita harus bertransformasi menjadi gerakan modern berbasis data, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor tanpa meninggalkan nilai gotong royong,” tegasnya.

Ketua TP-PKK Sulteng itu juga mengajak seluruh pengurus dan kader untuk menjadikan Rakerda 2025 sebagai momentum kebangkitan semangat pengabdian.

“Mari kita bulatkan tekad untuk bergerak bersama, meningkatkan kemandirian keluarga, dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

Usai membuka acara, Wakil Gubernur bersama Ketua TP-PKK Sulteng meninjau sejumlah stan pameran produk unggulan PKK dari berbagai kabupaten/kota.

Pameran tersebut menampilkan inovasi dan kreativitas kader PKK dalam bidang kuliner, kerajinan, dan produk pemberdayaan ekonomi keluarga yang menjadi bagian dari rangkaian Rakerda. ***