Sulteng Terima Pataka KORMI, Resmi Jadi Tuan Rumah FORNAS IX Tahun 2027

oleh -
oleh
IMG 20250802 WA0032
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, saat menyampaikan sambutan di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat malam (1/8/2025). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Provinsi Sulawesi Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX tahun 2027.

Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera pataka Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) oleh Ketua Umum KORMI Nasional, Adil Hakim, kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, dalam prosesi yang berlangsung di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat malam (1/8/2025).

Penyerahan pataka menjadi simbol dimulainya estafet tanggung jawab penyelenggaraan pesta olahraga masyarakat terbesar di Indonesia kepada Sulawesi Tengah, sekaligus mengakhiri secara resmi FORNAS VIII yang digelar di NTB.

“Ini bukan hanya seremoni. Ini amanah besar untuk mengolahragakan masyarakat dan membuat Indonesia bahagia,” ujar Gubernur Anwar Hafid sesaat setelah menerima bendera pataka.

Anwar Hafid menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KORMI Nasional.

Gubernur menyebut, penunjukan ini sebagai “rezeki dari Allah SWT” untuk masyarakat Sulawesi Tengah, dan bertekad menjadikan FORNAS IX yang terbaik dalam sejarah.

“Kami siap menjadi tuan rumah terbaik. Kami ini BERANI dan petarung. Kami akan buktikan kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden bahwa Sulawesi Tengah bisa menjadi tuan rumah FORNAS terbaik sepanjang sejarah,” tegas Anwar Hafid.

Tak hanya sebagai penyelenggara, Gubernur juga menargetkan Sulawesi Tengah meraih gelar juara umum dalam event nasional ini.

“Kami siap mengibarkan panji-panji KORMI di Sulawesi Tengah. KORMI akan berjaya, gemilang, dan dicintai masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Ketua Umum KORMI Nasional, Adil Hakim, dalam sambutannya meyakini Sulawesi Tengah memiliki semua potensi untuk menyukseskan FORNAS IX. Ia menyoroti kekayaan budaya, alam, serta semangat gotong royong masyarakat Sulteng.

“Saya yakin, budaya, alam, dan masyarakat Sulawesi Tengah sudah sangat siap. Kita punya dua tahun untuk mempersiapkan semuanya secara matang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KORMI Nasional, Kemalsyah Nasution, menjelaskan bahwa penyerahan pataka merupakan bagian dari rangkaian resmi penutupan FORNAS VIII.

Ia menyebut, proses penunjukan tuan rumah dilakukan melalui open bidding sejak 1 Juli 2025, dan Sulawesi Tengah dipilih melalui mekanisme resmi KORMI bersama Setwapres dan Kemenpora.

Acara seremonial ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat penting, di antaranya Wakil Ketua Umum KORMI Nasional Rezka Oktoberia, Bupati Donggala Vera Laruni, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Kadispora Sulteng Drs. Irvan Aryanto, M.Si, serta Ketua KORMI Sulteng H. Saifullah Djafar, M.Si.

Dengan diterimanya bendera pataka, Sulawesi Tengah kini memikul tanggung jawab besar sebagai tuan rumah FORNAS IX.

Harapan pun bergulir, agar gelaran ini menjadi ajang pemersatu, penggerak kebugaran nasional, dan pesta rakyat dalam semangat kebinekaan Indonesia. ***