Pesan Wagub Sulteng Saat Sidak di OPD, Semua ASN di Sulteng Harus Loyal dan Taat Pada Pimpinan

oleh -
oleh
Wagub Sulteng
Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, Drs. Ma’mun Amir saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) disejumlah OPD di Jajaran Pemprov Sulteng. FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, Drs. Ma’mun Amir mengunjungi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jajaran Provinsi Provinsi Sulteng guna memastikan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan tupoksinya benar – benar sudah berjalan sesuai Aturan.

Pada Kesempatan Itu Wakil Gubernur berkunjung ke OPD didampingi, Kepala Satpol PP, Kepala BKD, Tim Ahli Gubernur Hamdin pada Senin (2/1/2023).

Kunjungan Wagub didahului dari kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulteng.

Kepala BPKAD Provinsi Sulteng, Bahran, SE menyampaikan laporan kehadiran ASN diatas 95 persen dan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2022.

Kepala BPKAD menyampaikan, realisasi APBD Tahun 2022 seperti Realisasi Pendapatan mencapai 102 persen. Sementara Realiasai Belanja sebesar 88,6 persen. Namun ada juga OPD, realisasi anggarannya sangat rendah yakni RS. Madani dimana Anggaran RS. Madani sebesar 75 Miliar tidak terealisasi.

Selanjutnya, pembayaran uang muka pembangunan Masjid Raya Sulawesi Tengah, namun hal tidak masalah karena dapat diluncurkan Tahun 2023 karena Pembangunan Masjid Raya dilaksanakan dengan Skema Multi Years.

Sementara Gaji P3K Pemprov Provinsi belum terealisasi, karena Pengangkatan ASN P3K belum terealisasi sebesar 100 Miliar dan diharpkan Tahun 2023 ini dapat terealisasi karena dianggarkan sebesar 229 Miliar untuk pembayaran Gaji ASN P3K.

Kepala BPKAD menyampaikan bahwa nomor registrasi APBD Tahun 2023 dari Kemendagri sudah keluar, sehingga untuk tidak terjadi realisasi akhir tahun menumpuk, sehingga diminta seluruh OPD dapat secepatnya melakukan lelang proyek dan menata dengan baik seluruh Pelaksanaan Program sedini mungkin.

Kunjungan Wakil Gubernur pada setiap OPD melihat kehadiran ASN sudah sangat baik antara lain; BPKAD, Dinas Sosial, Balitbangda, Dinas Ketahanan Pangan, BPMD, Dinas Perkimtan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Parawisata, Inspektorat, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang dan Dinas Cikasda .

Dalam inspeksi ini, Wagub melihat kehadiran ASN sudah sangat baik diatas 95 persen, yang tidak hadir karena hal tertentu dan sudah mendapat ijin dari pimpinannya.

“Salam hangan dari gubernur yang saat ini masih menjalankan tugas di luar daerah. Selamat Tahun Baru 2023 dan selamat merayakan natal kepada ASN dan masyarakat yang merayakan Natal,” ujar Wagub.

Wagub juga menyampaikan Apresiasi dan Penghargaan dari Gubernur H. Rusdy Mastura kepada seluruh ASN Pemerintah Provinsi Sulteng atas keberhasilan yang dicapai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yakni Peningkatan PAD Provinsi Sulteng yang saat ini sudah mencapai 1,71 Triliun dari besar PAD sebelumnya sebesar 900 Miliar.

“Hal ini merupakan suatu prestasi yang sungguh membanggakan kepada Pemerintah Provinsi dan hal tersebut dapat tercapai atas dukungan ASN,” ujar Wagub.

Pertumbuhan Perekonomian Sulteng juga sangat tinggi yakni 19,13  Y on Y. Serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulteng sebesar 70,28 persen.

“Investasi Sulawesi Tengah juga nomor 2 terbesar di Indonesia, merupakan bentuk kepercayaan besar dari Insvestor Kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” papar Wagub.

Kedepan kata Wagub, tantangan saat ini adalah penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Walaupun berdasarkan data bahwa dalam Pemerintahan H. Rusdy Mastura – Mamun Amir angka kemiskinan dapat berkurang sebesar 1 persen dan juga angka pengangguran juga berkurang 1 persen.

Wagub berharap agar ASN lebih disiplin dan terus fokus dalam menjalankan tugas, ASN harus solid dalam menjaga wibawa Pemerintah.

“Saya tegaskan matahari di Sulawesi Tengah hanya satu yaitu Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura. Seluruh kebijakannya wajib kita patuhi dan mendukung kebijakan tersebut. Saya Wakil Gubernur betuk kepatuhan dan loyalitas saya kepada gubernur saya menolak sebagai Pengganti Antar Waktu Anggota DPD RI,” tandas Wagub.

Wagub juga menekankan bahwa untuk meningkatkan percepatan Pembangunan Sulteng, harus ditopang dari ketepatan dalam menjalankan anggaran, sehingga diharapkan belanja perjalanan dinas agar diefesienkan.

“Jangan juga ASN bergerombol menjalankan perjalanan ke Jakarta, karena program OPD lebih mengoptimalkan belanja publik atau belanja langsung kepada masyarakat,” pinta Wagub.

Wagub juga meminta agar ASN terus menjalankan tufoksinya dengan baik, disiplin dan proaktif dalam mengoptimalkan kinerjanya. Yakinlah pimpinan dalam hal ini gubernur pasti memperhatikan, karena banyak ASN meminta jabatan kepada pimpinan dengan dasar pangkatnya sudah tinggi , tetapi pimpinan itu menilai bawahan dari sisi kenerja, disiplin dan loyal terhadap kebijakan pimpinan.

“Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur akan terus dipastikan dapat diwujudkan sampai masa jabatan yang dipercayakan kepada H. Rusdy Mastura dan Mamun Amir selesai,” tandas Wagub. ***