PALU, WARTASULAWESI.COM – Presiden RI Prabowo Subianto pernah melontarkan pandangannya terhadap sosok Habib Idrus Bin Salim Aljufri atau Guru Tua saat berkunjung ke Alkhairaat di Palu pada tahun 2009 lalu.
Prabowo Subianto, menyampaikan penghormatan yang tinggi terhadap sosok ulama besar asal Sulawesi Tengah, Habib Idrus bin Salim Aljufri, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Guru Tua ini.
Pandangan itu Prabowo sampaikan dalam unggahan media sosial setelah kunjungannya ke Palu, Sulawesi Tengah, pada awal Januari 2019 lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo bersilaturahmi dengan keluarga besar Alkhairaat yakni Syarifah Sa’diah, putri dari Guru Tua, serta Habib Sagaf bin Muhammad bin Idrus Aljufri, Ketua Utama PB Alkhairaat kala itu.
“Sungguh suatu kebanggaan bagi saya bisa bertemu dengan anak dan cucu Habib Idrus atau biasa dipanggil Guru Tua oleh masyarakat Sulawesi Tengah,” tulis Prabowo dalam akun resminya.
Prabowo menyebut Guru Tua sebagai sosok ulama yang sangat mencintai tanah air.
Menurutnya, Habib Idrus Bin Salim Aljufri tidak pernah mau tunduk pada penjajahan, bahkan menolak untuk sekadar membungkuk di hadapan tentara Jepang saat masa penjajahan.
“Guru Tua, di mata saya, adalah seorang ulama yang cinta tanah air. Di masa penjajahan, beliau tidak pernah mau tunduk kepada penjajah,” ujar Prabowo.
Prabowo juga mengapresiasi peran besar Guru Tua dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia Timur.
Alkhairaat yang didirikan oleh Habib Idrus, berkembang menjadi salah satu perguruan Islam terbesar di kawasan Indonesia Timur.
Lembaga ini memiliki ribuan sekolah dan pondok pesantren, dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi. Bahkan, menurut Prabowo, Alkhairaat telah memiliki fakultas kedokteran dan rumah sakit sendiri.
Prabowo berharap warisan perjuangan Guru Tua terus berkembang dan mampu mencetak generasi muda yang kuat dan mencintai negeri, sesuai dengan amanah yang telah ditinggalkan.
“Semoga apa yang telah dirintis oleh Guru Tua semakin berkembang sehingga bisa terus mencetak Abnaul Khairat yang tangguh dan cinta tanah air seperti amanah beliau,” tulis Prabowo dalam unggahannya.
Di akhir unggahan, Prabowo juga menyampaikan doa untuk almarhum Guru Tua.
“Alfatihah untuk Sayid Idrus bin Salim Aljufri, semoga Allah SWT melapangkan kuburannya dan menerima semua amal ibadahnya. Aamiin,” tutupnya. ***







