Menteri Kesehatan RI Tinjau Operasi Perdana Aneurisma di RSUD Undata Palu

oleh -
oleh
IMG 20250207 WA0355 scaled
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan operasi perdana aneurisma di ruang bedah saraf dan terapi neuroendovaskular, Jumat (7/2/2025). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Undata Palu, Sulawesi Tengah, untuk meninjau pelaksanaan operasi perdana aneurisma di ruang bedah saraf dan terapi neuroendovaskular, Jumat (7/2/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menkes didampingi oleh Dra. Novalina, MM, yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.

Menteri Budi menyebut operasi ini sebagai langkah maju dalam layanan kesehatan Sulawesi Tengah, khususnya dalam bidang bedah saraf dan intervensi neuroendovaskular.

Selain meninjau operasi aneurisma, Menkes juga meresmikan ruang radioterapi yang diharapkan dapat semakin meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

“Dengan adanya fasilitas dan layanan terbaru ini, kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah akan semakin meningkat dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Menkes juga menyoroti minimnya jumlah dokter spesialis saraf otak di Indonesia, yang saat ini hanya berjumlah 131 orang di seluruh wilayah.

Oleh karena itu, Kemenkes terus berupaya meningkatkan jumlah tenaga medis dan mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam skrining kesehatan guna mendeteksi risiko stroke lebih dini.

“Kami ingin rumah sakit di seluruh Indonesia, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, mampu menangani stroke secara mandiri. Dengan demikian, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah, dan kita bisa menekan angka kematian akibat stroke,” tegasnya.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Dr. I. Komang Adi Sujendra, Sp.PD, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah drg. Herri Mulyadi, M.Kes, Direktur RSUD Undata Dr. Habibi Tobing, serta Plt. Direktur RSUD Madani. ***