Mahasiswa Tolitoli Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM

oleh -
Mahasiswa Tolitoli
Korlap AMTB, Yogi Sentanu menyerahkan tuntutan kepada Ketua DPRD Tolitoli untuk ditindak lanjuti. FOTO : WARTASULAWESI.COM/ ADRIANTO

TOLITOLI, WARTASULAWESI.COM – Pemerintah berencana akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat ini, karena dinilai subsidi BBM banyak dinikmati orang – orang kaya.

Rencana kenaikan BBM ini mendapat penolakkan dari mahasiswa di Indonesia secara umum dan Mahasiswa di Kabupaten Tolitoli secara khusus.

Ratusan mahasiswa di Tolitoli yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tolitoli Bersatu (AMTB), melakukan aksi ujuk rasa menolak kenaikan harga BBM dan kenaikan tarif dasar listrik di Kantor DPRD Tolitoli, Selasa 30 Agustus 2022.

Kordinator lapangan (Korlab), Yogi Sentanu dalam orasinya menyampaikan bahwa kenaikan harga BBM akan menghambat perputaran ekonomi karena segala aktivitas masyarakat selalu berkenaan dengan bahan bakar.

“Bahan bakar sudah menjadi kebutuhan yang tak bisa terpisahkan dari masyarakat dan kenaikan BBM akan menjadi keresahan untuk masyarakat,” ujarnya saat menyampaikan orasinya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tolitoli, Ardan dalam orasinya mengatakan bahwa kinerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) khususnya DPRD Tolitoli tidak becus dalam memperjuangkan hak-hak dan keinginan masyarakat.

“Kami menilai bahwa DPRD Kabupaten Tolitoli, tidak serius dalam mengawal aspirasi masyarakat,” tegasnya saat berorasi di depan Gedung DPRD Tolitoli.

Massa aksi menyayangkan dari total 30 Anggota DPRD Tolitoli, hanya 7 orang yang menerima massa aksi. ADR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.