KB-TK Islam Al Azhar 59 Palu Ikut Kegiatan Karnaval Gebyar PAUD se Kota Palu

oleh -
oleh
TK Islam Al Azhar 59 Palu
KB-TK Islam Al Azhar 59 Palu saat mengikuti gebyar PAUD se Kota Palu. FOTO : IST

PALU, WARTASULAWESI.COM – Gebyar Paud Se-Kota Palu  yang bertemakan “melalui gebyar bunda PAUD kota Palu, menjalin silaturahim insan pendidik bunda PAUD se-kota Palu, mewujudkan PAUD  holistik integratif, sehat, cerdas, ceria, kreatif dan berkarakter menuju PAUD mantap bergerak”  diselenggarakan oleh POKJA bunda PAUD kota Palu, Rabu (18/01/2023).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh PAUD se-kota Palu, salah satunya KB-TK Islam Al Azhar 59 Palu yang ikut serta dalam gebyar PAUD tersebut.

Pada kegiatan ini juga nampak terlihat pakaian adat yang digunakan oleh-oleh anak-anak PAUD dengan kemeriahan dan kemegahannya.

“Alhamdulillah, hari ini KB-TK Islam Al Azhar 59 Palu, ikut serta dalam memeriahkan kegiatan Gebyar PAUD se Kota Palu dalam kegiatan karnaval. Ini kali pertama KB- TK Islam Al Azhar 59 Palu ikut dalam karnaval,” ujar kepala KB-TK Islam Al Azhar 59 Palu, Farahdiba Kasim.

Kepala KB-TK Islam Al Azhar 59 Palu berharap, dengan terlibatnya sekolah mereka pada ajang karnaval gebyar PAUD se-Kota Palu dapat mempererat silahturahmi antar pendidik dan dapat mewujudkan peserta didik yang kreatif, inovatif dan berkarakter demi menuju PAUD mantap bergerak.

“Harapannya dengan kegiatan ini, dapat mempererat silaturahim antar pendidik dan dapat mewujudkan peserta didik yang lebih kreatif dalam pengembangan pribadi mereka,” tutupnya.

Sekretaris Kota Palu, Irmayanti yang membuka kegiatan ini mengatakan, kegiatan ini mengingatkan ekspresi seorang ibu yang terharu saat anaknya lahir.

“Tak jarang yang meneteskan Air Mata. Doa yang ikhlas mengalir agar kelak anaknya tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, relijius dan menjadi permata hati bagi keluarga,” kata Irmayanti.

Irmawati juga berharap dengan adanya gebyar PAUD se Kota Palu yang bertemakan Holistik Integritas, kiranya dapat melibatkan seluruh elemen, karena dalam mewujudkan hal tersebut butuh harmonisasi dalam penanganan pendidikan anak. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.