Kajati Sulteng Kunjungi Rumah Merah Putih, Sebut Anak Disabilitas Pejuang Sejati

oleh -
oleh
IMG 20250825 WA0104 scaled
Nuzul Rahmat R, S.H., M.H., saat melakukan kunjungan ke Rumah Merah Putih, sebuah yayasan yang menjadi rumah bagi penyandang disabilitas, di Jalan Jati, Kota Palu, Minggu (24/8/2025). FOTO : PENKUM KEJATI SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Sulteng, Nuzul Rahmat R, S.H., M.H., didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulteng, melakukan kunjungan ke Rumah Merah Putih, sebuah yayasan yang menjadi rumah bagi penyandang disabilitas, di Jalan Jati, Kota Palu, Minggu (24/8/2025).

Di yayasan tersebut, sejumlah anak binaan dengan kondisi tuna netra hingga lumpuh layu tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Kajati disambut hangat oleh para pengurus yayasan, anak-anak binaan, serta jajaran pejabat utama Kejati Sulteng.

Dalam sambutannya, Nuzul Rahmat menyampaikan apresiasi mendalam atas tekad dan optimisme anak-anak binaan. Ia menegaskan bahwa semangat mereka patut menjadi inspirasi.

“Anak-anak di sini adalah pejuang sejati. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus berjuang dan berkarya,” ujarnya penuh haru.

Kajati juga mengibaratkan Rumah Merah Putih sebagai simbol perjuangan.

“Rumah ini bukan sekadar tempat tinggal, tetapi rumah para pejuang. Dari sini lahir pahlawan-pahlawan sejati, melalui semangat anak-anak yang tidak pernah menyerah,” tambahnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian Kejaksaan Tinggi Sulteng terhadap kelompok rentan, serta komitmen untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus IAD, pejabat utama Kejati Sulteng, serta pengurus yayasan. ***