Gubernur Anwar Hafid Pimpin Apel Gabungan Perdana 2026, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

oleh -
oleh
IMG 20260105 WA0047

PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin pagi (5/1/2026).

Apel gabungan tersebut menjadi apel perdana ASN Pemprov Sulawesi Tengah di awal tahun 2026 dan diikuti ribuan ASN dari berbagai perangkat daerah.

Turut hadir dalam apel itu Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Novalina, MM, para kepala perangkat daerah, widyaiswara, administrator, serta pengawas.

Dalam amanatnya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya seluruh ASN menghafal dan menghayati Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), serta memaknai sumpah jabatan secara sungguh-sungguh, baik bagi pejabat struktural, fungsional, maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Sumpah jabatan jangan dianggap main-main. Kita bersumpah di hadapan Allah SWT. Itu adalah tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dijaga dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat komitmen pelayanan publik. Menurutnya, sekitar 22.126 ASN Pemprov Sulawesi Tengah yang terdiri dari PNS dan PPPK dibiayai oleh negara untuk satu tujuan utama, yakni melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Negara membiayai kita bukan tanpa tujuan. Rakyat hanya membutuhkan dua hal dalam pelayanan, yaitu kepastian dan kesungguhan. Tolong, kalau ada rakyat yang mengadu, layani sesuai kemampuan kita,” ujarnya.

Anwar Hafid menekankan bahwa pada tahun 2026, pola kerja ASN harus bersifat kolektif, bukan individual. Seluruh ASN, mulai dari kepala dinas hingga staf, diminta bekerja sebagai satu tim dalam mencapai target pembangunan daerah.

Untuk mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengaktifkan Command Center sejak malam pergantian tahun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pelayanan publik sekaligus menandai komitmen pemerintah daerah dalam memasuki era digitalisasi pemerintahan.

Melalui Command Center tersebut, setiap laporan, pertanyaan, dan keluhan masyarakat akan diterima oleh operator dan diteruskan secara cepat kepada perangkat daerah terkait untuk segera ditindaklanjuti.

“Tindak lanjut dari respons terhadap masyarakat ini akan berpengaruh pada penilaian kinerja, termasuk dalam penambahan penghasilan aparatur,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur juga meminta ASN meningkatkan disiplin, khususnya dalam kepatuhan terhadap jam kerja. Ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memahami dan mengimplementasikan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni 9 Berani.

Program 9 Berani meliputi Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Lancar, Berani Panen Raya, Berani Tangkap Banyak, Berani Menyala, Berani Berdering, Berani Berintegritas, dan Berani Berkah.

“Seluruh ASN harus menjadi penggerak utama keberhasilan 9 Berani. Ini bukan sekadar slogan, tetapi arah kebijakan pembangunan daerah,” tandasnya.

Menutup amanatnya, Gubernur Anwar Hafid mengingatkan pentingnya menjaga etika dan sikap sebagai aparatur negara, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.