Gubernur Anwar Hafid Dorong Pembangunan PLTA Sungai Gumbasa untuk Kemandirian Energi di Sulteng

oleh -
oleh
IMG 20250808 WA0546
Gubernur Anwar usai menerima audiensi konsultan kelistrikan bersama manajemen PT Sintech Indonesia Power di ruang kerjanya, Jumat (8/8/2025). FOTO : Tim Media AH

PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menegaskan komitmennya mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Gumbasa sebagai upaya memperkuat kemandirian energi bersih di Sulteng.

Hal itu disampaikan Gubernur Anwar usai menerima audiensi konsultan kelistrikan tenaga air bersama dua mantan senior PLN, Makmur Jaya Abdullah dan Amihwnuddin, serta manajemen PT Sintech Indonesia Power di ruang kerjanya, Jumat (8/8/2025).

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis dalam pengembangan energi terbarukan, khususnya PLTA yang dinilai mampu menyediakan pasokan listrik andal, efisien, dan ramah lingkungan bagi masyarakat maupun industri.

Makmur Jaya mendorong Pemprov Sulteng untuk mengambil alih izin usaha penyediaan tenaga listrik di kawasan industri strategis seperti Morowali dan Palu, agar daerah memiliki kendali lebih besar terhadap ketersediaan energi.

Perwakilan PT Sintech Indonesia Power, Horisworo Adhi, memaparkan pengalaman perusahaannya yang berdiri sejak 2021 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan fokus pada pembangunan PLTA skala menengah dan kecil, instalasi listrik tegangan rendah-menengah, pendingin hemat daya, cold storage bertenaga surya, serta sistem penyimpanan energi baterai (BESS).
Ia juga mengungkap sejumlah tantangan pengembangan PLTA di Indonesia, mulai dari proses studi kelayakan yang panjang, kebutuhan pendanaan besar, persoalan lahan dan sosial, hingga risiko lingkungan dan regulasi TKDN.

Sintech menawarkan strategi mitigasi melalui studi kelayakan berkualitas, skema pembiayaan kreatif, pelibatan masyarakat sejak awal, rekayasa tahan longsor, serta pengembangan jaringan interkoneksi dan mikrohidro di daerah terpencil.

Menanggapi paparan itu, Gubernur Anwar Hafid langsung menginstruksikan Kepala Dinas ESDM Sulteng, Ajenkris untuk meninjau lokasi Sungai Gumbasa.

“Kita ingin industri berkembang tanpa mengorbankan lingkungan. Energi bersih adalah masa depan, dan jika ini layak, kita akan dorong secepatnya,” tegasnya.

Rencana pembangunan PLTA Sungai Gumbasa diharapkan menjadi langkah konkret menuju kemandirian energi Sulteng, menekan biaya listrik dan menjamin pasokan listrik berkelanjutan bagi masyarakat serta dunia usaha. ***