PALU, WARTASULAWESI.COM — Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Palu, terus memperkuat kolaborasi strategis dengan media massa sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang efektif serta memperluas informasi layanan dan produk perbankan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Area Head BRI Palu, Asep Suhendra dalam kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama insan pers di salah satu Kafe Palu, Selasa (30/12/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Asep Sehendra menegaskan bahwa peran media sangat penting untuk menyampaikan kemampuan, layanan, serta kontribusi BRI kepada masyarakat luas.
Manajemen BRI menyampaikan bahwa sebesar apa pun kemampuan dan kualitas layanan yang dimiliki, tidak akan berdampak optimal jika tidak diketahui publik. Karena itu, membangun komunikasi yang baik dan berkelanjutan dengan media menjadi kebutuhan strategis, bukan sekadar pelengkap.
“Kami ini bergerak di jasa. Kalau orang tidak tahu apa yang bisa kami lakukan, maka orang tidak akan memilih kami. Padahal produk dan layanan BRI itu sangat lengkap. Di situlah peran strategis media untuk menginformasikan kepada masyarakat luas apa yang bisa kami lakukan,” ujarnya.
Menurut Asep, media berperan sebagai jembatan informasi yang menghubungkan lembaga perbankan dengan masyarakat.
Melalui pemberitaan yang berimbang dan informatif, publik dapat memahami peran BRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor produktif dan UMKM.
Menjelang tahun 2026, BRI menyatakan optimisme tinggi terhadap kinerja bisnis ke depan. Optimisme tersebut salah satunya dibangun melalui penguatan kerja sama dengan media agar informasi terkait program, layanan, dan kebijakan BRI dapat tersampaikan secara luas dan akurat.
“Kami menyambut 2026 dengan optimisme. Salah satu cara menjaga optimisme itu adalah dengan membangun banyak kolaborasi, termasuk dengan media,” ujar Asep
“Hari ini kita bersilaturahmi, ngobrol, dan ke depan kita akan lebih intens berkomunikasi,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Asep juga menegaskan posisi bisnisnya melalui tagline baru Satubank Untuk Semua. Tagline ini mencerminkan transformasi BRI sebagai bank yang tidak hanya melayani segmen mikro dan rakyat kecil, tetapi juga menyediakan layanan perbankan lengkap untuk seluruh lapisan masyarakat.
Selama ini BRI dikenal sebagai banknya rakyat. Itu benar. Tapi produk BRI jauh lebih luas. Mulai dari kredit mikro, UMKM, hingga layanan perbankan advance untuk segmen korporasi dan private banking, semuanya ada.
“Satu bank untuk semua,” jelasnya.
Terkait penyaluran kredit, BRI menyebut dana penempatan pemerintah yang diterima perbankan nasional dimanfaatkan sepenuhnya untuk kredit produktif. Melalui jaringan kantor dan channel yang luas, BRI mampu menyalurkan kredit secara cepat tanpa sistem kuota wilayah.
Dana itu kami gunakan untuk kredit produktif. Penyalurannya sangat cepat. Dalam waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan, dana tersebut sudah habis tersalurkan.
Kredit BRI jumlahnya sangat besar dan terus tumbuh.
BRI juga menegaskan bahwa penyaluran kredit dilakukan secara berkelanjutan di seluruh daerah, mendukung pelaku usaha, UMKM, hingga sektor produktif lainnya sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional.
Melalui penguatan kolaborasi dengan media, BRI berharap informasi mengenai peran, layanan, dan kontribusinya dapat tersampaikan secara luas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap BRI sebagai Satubank Untuk Semua. ***








