Audiensi Bersama Media, DPP APINDO Sulteng Paparkan Potensi Investasi dan Ekspor Ikan Sidat ke Jepang

oleh -
oleh
IMG 20250520 WA0258
Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia atau DPP APINDO Sulawesi Tengah menggelar audiensi bersama sejumlah pimpinan redaksi dan organisasi media di Kota Palu, Selasa (20/5/2025). FOTO : WARTASULAWESI.COM

PALU, WARTASULAWESI.COM – Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia atau DPP APINDO Sulawesi Tengah menggelar audiensi bersama sejumlah pimpinan redaksi dan organisasi media di Kota Palu, Selasa (20/5/2025).

Pertemuan berlangsung di Aula Milenium Waterpark dan menjadi ajang diskusi strategis membangun sinergi antara dunia usaha dan insan pers dalam mendorong potensi ekonomi daerah.

Ketua DPP APINDO Sulteng, Wijaya Chandra hadir bersama jajaran pengurus di antaranya Decky Danadi Chandra, Handri (Bidang Perikanan), Azhar (Bidang Perkebunan), Tirta (Bidang Pertanian), Amrin Tom, Murtalib, dan Udin Salim.

Dalam audiensi tersebut, Wijaya menyampaikan bahwa kepengurusan DPP APINDO Sulteng baru saja dikukuhkan.

Oleh karena itu, masukan dari berbagai pihak, khususnya dari kalangan media, dinilai sangat penting untuk menggali dan mengevaluasi potensi ekonomi di daerah ini.

“Kami butuh masukan dari semua pihak, terutama rekan-rekan media yang memiliki banyak informasi di lapangan. Kami percaya kolaborasi dengan media dapat memperkuat langkah kami dalam membangun ekonomi daerah,” ujar Wijaya.

Wijaya juga memaparkan berbagai potensi investasi dan peluang ekspor yang saat ini tengah digarap oleh anggota APINDO Sulteng, seperti ekspor ikan sidat ke Jepang dan beberapa negara lainnya, serta ekspor kelapa kupas.

Potensi-potensi tersebut, menurutnya, hanya akan berkembang jika mendapat dukungan lintas sektor, termasuk pemerintah dan media.

“Langkah-langkah konkret seperti ekspor ikan sidat dan kelapa kupas adalah contoh nyata bahwa potensi lokal kita bisa tembus pasar internasional. Ini yang ingin kami dorong terus, agar terbentuk jejaring perdagangan yang kuat hingga ke luar negeri dan menarik minat investor untuk masuk ke Sulteng,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu pelaku UMKM binaan APINDO turut memaparkan kisah sukses budidaya dan ekspor ikan sidat ke pasar internasional, diikuti oleh presentasi dari pelaku usaha ekspor kelapa kupas yang juga merupakan bagian dari jaringan APINDO.

Audiensi ini menjadi bagian dari langkah awal DPP APINDO Sulteng untuk memperkuat ekosistem usaha yang inklusif dan produktif melalui keterlibatan aktif media dan pelaku ekonomi lokal. ***