Andhika Amir Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Poso

oleh -
oleh
IMG 20250820 WA0293 scaled
Bantuan Andhika Mayrizal Amir, S.H., M.Kn diserahkan langsung kepada anak korban melalui sahabatnya di Poso yang juga relawan kemanusiaan, Stevandi. FOTO : IST

POSO, WARTASULAWESI.COM – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, usai gempa bumi dengan magnitudo 6.0 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (17/8/2025).

Gempa tidak hanya merobohkan rumah warga dan fasilitas ibadah, tetapi juga merenggut nyawa sepasang suami istri.

Sebagai bentuk kepedulian, Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah, Andhika Mayrizal Amir, S.H., M.Kn., menyalurkan santunan duka bagi keluarga korban.

Bantuan diserahkan langsung kepada anak korban melalui sahabatnya di Poso yang juga relawan kemanusiaan, Stevandi.

Meski berhalangan hadir karena tengah bertugas di Jakarta, Andhika menyampaikan belasungkawa mendalam.

“Saya mohon maaf tidak bisa hadir bersama keluarga korban. Doa saya selalu menyertai, semoga keluarga diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian ini,” ucapnya melalui pesan yang diteruskan oleh Stevandi.

Andhika berharap santunan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga korban.

“Semoga amal ibadah almarhum suami istri diterima di sisi Tuhan YME, dan anak yang ditinggalkan mendapat penguatan dari kita semua,” tambahnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tektonik itu terjadi di kedalaman dangkal, sehingga guncangannya terasa kuat di Poso dan sekitarnya.

Sejumlah rumah warga serta fasilitas ibadah mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Hingga Selasa (20/8), data terakhir menyebutkan dua orang meninggal dunia pasangan suami istri asal Desa Masani.

Warga masih diliputi kecemasan karena beberapa kali merasakan gempa susulan.

Relawan kemanusiaan Stevandi menegaskan, bantuan yang disalurkan Andhika menjadi bukti nyata solidaritas kepada masyarakat Poso.

“Pak Andhika mungkin tidak bisa hadir secara fisik, tapi kepedulian beliau sangat nyata. Santunan ini bentuk solidaritas, bahwa duka masyarakat Poso juga duka kita bersama,” ujar Stevandi.

Bagi Andhika, kepedulian terhadap korban bencana adalah bagian dari tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat.

“Musibah ini ujian berat, kita semua harus bahu-membahu. Semoga masyarakat Poso tetap kuat dan segera bangkit,” tutupnya. ***