Alfian Chaniago Kecewa Banyak OPD Tak Hadir Dalam Reses di Lolu Selatan

oleh -
oleh
20250416 232438 scaled
Anggota DPRD Kota Palu, Alfian Chaniago, SE, saat melakukan reses di Jalan Miangas, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur. FOTO : IST

PALU, WARTASULAWESI.COM – Anggota DPRD Kota Palu, Alfian Chaniago, SE, menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diundang dalam kegiatan reses di Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Rabu (16/04/2025).

Dari delapan OPD yang diundang, hanya Dinas Pekerjaan Umum yang hadir dalam agenda yang dihadiri lebih dari 250 warga tersebut.
“Saya sangat menyayangkan OPD yang tidak hadir, padahal kegiatan mereka banyak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” kata Alfian usai kegiatan reses itu.

OPD yang tidak hadir antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial, Dinas UMKM dan Koperasi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta perangkat kelurahan dan kecamatan.

Menurut Alfian, kehadiran OPD sangat penting dalam forum reses, karena banyak persoalan yang harus dibahas langsung bersama pihak-pihak yang berwenang.

Dalam kegiatan reses yang mengundang sekitar 210 orang dan dihadiri oleh lebih dari 250 warga, menunjukan antusiasme masyarakat sangat tinggi.

Warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari urusan sosial, ekonomi, pemerintahan, hingga masalah hukum adat.

“Begitu banyak pertanyaan dari warga. Saya senang karena masyarakat semakin kritis. Tapi sayangnya, pihak yang seharusnya mendengar langsung, justru tidak hadir,” ujar politisi dari Partai Gerindra ini.

Alfian menegaskan bahwa DPRD Kota Palu selalu diminta oleh Wali Kota untuk bersinergi dengan dewan. Namun realitanya, justru sebagian OPD menunjukkan sikap sebaliknya.

“Kami diminta bersinergi, tapi OPD tidak mau bersinergi. Saya berharap Pak Wali Kota bisa menegur bawahannya. Kalau memang tidak mampu bekerja, mundur saja dari jabatannya,” tegasnya.

Politisi Gerindra ini berharap, kejadian ini tidak terulang di masa depan, apalagi terhadap anggota DPRD Kota Palu lainnya.

Menurutnya, forum reses adalah ruang penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan membutuhkan kehadiran lintas sektor agar solusi yang diberikan lebih tepat.

“Cukup saya saja yang mengalami ini, jangan sampai terjadi pada teman-teman anggota dewan lainnya,” pungkasnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.