Tambang Emas Ilegal Buranga Longsor, Satu Penambang Tradisional Tewas

oleh -
oleh
20260215 061346
Inilah korban dari longsor tambang emas ilegal di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong. FOTO : IST

WARTASULAWESI.COM – Aktivitas pertambangan emas ilegal di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong kembali memakan korban jiwa. Seorang penambang tradisional dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsor di lokasi galian, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden terjadi di area tambang emas tanpa izin yang diduga dikelola seorang pengusaha asal Jakarta berinisial DN.

Malam itu, sejumlah warga tengah mendulang emas di sekitar bekas jalur pengerukan alat berat.

Diduga struktur tanah yang labil usai aktivitas pengerukan menyebabkan tebing di sekitar lokasi tiba-tiba runtuh.

Para penambang yang berada di area tersebut berhamburan menyelamatkan diri saat material tanah longsor menimpa lokasi pendulangan.

Dua orang sempat dilaporkan tertimbun. Satu korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat, sementara satu lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Aco (31), warga Dusun II Desa Buranga. Sehari-hari ia bekerja sebagai petani dan ikut mendulang emas untuk menambah penghasilan keluarga.

Jenazah korban telah dimakamkan pihak keluarga pada Jumat (13/2/2026).

Sejumlah warga menyebut longsor terjadi tidak lama setelah aktivitas pendulangan berlangsung di sekitar bekas jalur alat berat.

Material tanah yang menggantung di sisi tebing diduga sudah tidak stabil sehingga memicu runtuhan secara tiba-tiba.

Hingga Sabtu (14/2/2026), aparat dari Polres Parigi Moutong masih melakukan penelusuran dan konfirmasi terkait peristiwa tersebut, termasuk mendalami dugaan praktik pertambangan tanpa izin di wilayah itu.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko aktivitas pertambangan ilegal yang memadukan penggunaan alat berat dan pendulangan tradisional tanpa standar keselamatan kerja yang memadai.

Warga berharap ada langkah tegas dari aparat dan pemerintah untuk mencegah jatuhnya korban jiwa berikutnya di lokasi tambang Buranga. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.