Sulteng Siap Jalankan Sekolah Rakyat, Anwar Hafid: Ini Visi Bersama Presiden Prabowo

oleh -
oleh
IMG 20250505 WA0207 scaled
Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido saat bertemu Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, Senin (5/5/2025). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan kesiapan penuh pemerintah provinsi dalam menjalankan program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Program ini sejalan dengan misi daerah yang diusung pasangan Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido melalui program Berani Cerdas.

“Kami di Sulawesi Tengah menyambut penuh program Sekolah Rakyat Bapak Presiden Prabowo. Ini bukan hal baru bagi kami, karena visi ini sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia yang telah kami dorong lewat program Berani Cerdas,” tegas Anwar Hafid usai bertemu Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, Senin (5/5/2025).

Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan pendidikan gratis dan berkualitas, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Anwar Hafid menyatakan bahwa Pemprov Sulteng telah menyiapkan sejumlah lokasi strategis yang siap digunakan untuk pembangunan sekolah rakyat.

“Kita sudah sampaikan beberapa lokasi yang kita siapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Sulteng. Kami ingin program ini segera berjalan, karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” ujar Anwar.

Lebih lanjut, Anwar menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan mengerahkan seluruh jajaran, termasuk bupati dan wali kota, untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

Program Berani Cerdas sendiri telah menjadi andalan Pemprov Sulteng dalam memperluas akses pendidikan gratis dan inklusif bagi masyarakat, terutama di kawasan pedalaman.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat melalui program Sekolah Rakyat, Anwar Hafid optimistis kualitas pendidikan di Sulteng akan semakin merata dan berdampak signifikan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.