Sinkronisasi Program 9 BERANI ke RPJMD Ditarget Selesai Sebulan

oleh -
oleh
IMG 20250305 WA0362 scaled
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, saat memimpin rapat di Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (5/3/2025). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menegaskan bahwa sinkronisasi Program 9 BERANI ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus diselesaikan dalam waktu satu bulan.

Program unggulan periode 2025-2030 ini diharapkan mampu mendorong pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

Hal ini disampaikan Gubernur Anwar Hafid dalam rapat di ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, pada Rabu (5/3/2025).

Hadir dalam rapat ini Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, Sekda Dra. Novalina, M.M, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemprov Sulteng.

Gubernur menekankan bahwa RPJMD harus mampu menerjemahkan 9 Program BERANI ke dalam kebijakan pembangunan yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada seluruh Kepala OPD untuk segera menyusun naskah RPJMD dan menyelesaikannya paling lambat April 2025.

Dalam penyusunannya, RPJMD harus berlandaskan pada empat variabel utama, yaitu:
• Pro Poor (Mengurangi Kemiskinan): Fokus pada upaya menekan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah.
• Pro Job (Menciptakan Lapangan Kerja): Bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi pengangguran.
• Pro Growth (Mendorong Pertumbuhan Ekonomi): Mengacu pada kebijakan yang mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
• Pro Environment (Aspek Lingkungan): Menjaga kelestarian lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan.

“Saya menekankan hal ini, karena program 9 BERANI menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar Gubernur Anwar Hafid.

Ia juga meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memiliki minimal satu program unggulan yang selaras dengan keempat variabel tersebut.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada kelayakan rumah ibadah dalam program BERANI BERKAH, yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat.

Hadir dalam pertemuan tersebut para Staf Ahli Gubernur, Asisten, serta Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.