PALU, WARTASULAWESI.COM – Setelah hampir seperempat abad menemani pembaca Sulawesi Tengah, koran harian Radar Sulteng resmi berganti nama menjadi RADAR PALU.
Langkah rebranding ini diumumkan manajemen PT Radar Sulteng Membangun, anak perusahaan Jawa Pos Group pada Jumat (23/5/2025).
Perubahan nama ini sebagai bagian dari strategi besar untuk memperkuat identitas media lokal di bawah payung jaringan media terbesar di Indonesia.
Transformasi nama ini bukan semata perubahan tampilan.
RADAR PALU lahir dari semangat baru untuk menghadirkan jurnalisme yang lebih kuat, lebih relevan, dan lebih dekat dengan denyut nadi masyarakat.
Meski berganti nama, identitas “RADAR” tetap dipertahankan sebagai penanda khas koran-koran daerah Jawa Pos Group di seluruh Indonesia.
“Nama Palu dipilih bukan karena keterbatasan wilayah liputan, melainkan karena makna filosofis yang dalam,” ujar manajemen PT Radar Sulteng Membangun dalam keterangan resminya.
Dalam budaya Kaili, Palu berarti tanah yang terangkat—simbol kebangkitan dan harapan.
Sementara secara harfiah, palu adalah alat yang membentuk atau menghancurkan, menggambarkan peran media dalam menata opini publik dan membongkar permasalahan sosial.
Rebranding ini juga merupakan respons terhadap tantangan besar yang dihadapi industri media cetak.
RADAR PALU diharapkan bisa kembali “terangkat” memperkuat eksistensinya sebagai media terpercaya, solutif dan menyajikan informasi yang mendalam serta berkualitas tinggi.
RADAR PALU kini menjadi satu-satunya media grup Jawa Pos yang hadir di Sulawesi Tengah.
Kepada para pembaca, mitra kerja, dan pelanggan setia, manajemen menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga, bahkan meningkatkan kualitas jurnalistik dan desain tampilan yang telah menjadi ciri khas Radar Sulteng selama ini.
Era baru telah dimulai. RADAR PALU siap menjadi sahabat masyarakat Sulawesi Tengah dalam menjemput masa depan yang lebih cerah melalui informasi yang mencerahkan. ***







