Resmi Lantik Bupati Parigi Moutong dan Banggai, Anwar Hafid: Ini Bukan Kebetulan, Tapi Skenario Tuhan

oleh -
oleh
IMG 20250602 WA0144 scaled
Prosesi pelantikan Erwin Burase – Abdul Sahid sebagai Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, serta Amiruddin Tamoreka – Furqanuddin Masulili sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banggai, di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Senin (2/6/2025). FOTO : Tim Media AH

PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si., secara resmi melantik dua pasangan kepala daerah hasil PSU Pilkada 2024.

Kepala daerah yang dilantik yakni Erwin Burase – Abdul Sahid sebagai Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, serta Amiruddin Tamoreka – Furqanuddin Masulili sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banggai.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Senin (2/6/2025).

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Anwar Hafid.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi momentum awal untuk mengemban amanah besar dari rakyat.

“Parigi Moutong dan Banggai adalah dua raksasa Sulawesi Tengah. Daerah yang luas, penduduk yang besar dan potensi yang sangat menjanjikan. Saya percaya, ini bukan kebetulan, tapi bagian dari skenario Tuhan,” ungkap Anwar Hafid dalam sambutannya.
Menurut Gubernur, pelantikan ini menandai awal dari tanggung jawab besar untuk membawa perubahan konkret dan mempercepat pembangunan di dua kabupaten strategis tersebut.

Gubernur juga menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden RI melalui Mendagri untuk melantik langsung para kepala daerah.

Gubernur Anwar Hafid meminta agar para kepala daerah baru tidak larut dalam euforia pelantikan, melainkan langsung bekerja cepat dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Gubernur menyebut 100 hari pertama sebagai momentum krusial.

“Para kepala daerah yang baru ini adalah baterai baru yang penuh daya. Gunakan energi itu untuk berlari, bukan berjalan. Jawab kebutuhan dasar rakyat, hadirkan dampak yang nyata,” tegasnya.
Mantan Bupati Morowali dua periode ini juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, agar tidak terjadi tumpang tindih program maupun anggaran.

Gubernur menyatakan dirinya siap menjadi mitra kerja, bukan atasan, bagi para bupati dan wali kota se-Sulteng.

Acara pelantikan turut dirangkaikan dengan pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Banggai oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan.

Sejumlah tokoh penting turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan, di antaranya Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, mantan Gubernur Longki Djanggola, Rusdy Mastura, Anggota MPR RI Muhidin M. Said, anggota DPR RI dari dapil Sulawesi Tengah, serta para Bupati, Wakil Wali Kota, dan unsur Forkopimda se-Sulteng.

Pelantikan ini menjadi penanda awal masa bakti lima tahun ke depan bagi dua pasangan kepala daerah terpilih, dengan harapan besar dari masyarakat untuk pembangunan yang merata dan berkeadilan. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.