Reses di Lasoani, Zet Pakan Tampung Aspirasi UMKM, Drainase hingga Dampak Perluasan Bandara

oleh -
oleh
IMG 20260204 WA0390
Anggota DPRD Kota Palu, Zet Pakan, S.Sos melaksanakan Reses atau Penjaringan Aspirasi Masyarakat di Jalan Bangau, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Rabu (4/2/2026). FOTO : WARTASULAWESI.COM

PALU, WARTASULAWESI.COM – Anggota DPRD Kota Palu, Zet Pakan, S.Sos melaksanakan Reses atau Penjaringan Aspirasi Masyarakat di Jalan Bangau, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Rabu (4/2/2026).

Dalam pertemuan ini, Zet Pakan menyampaikan bahwa dirinya menyadari kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat belum maksimal. Namun demikian, ia memastikan sejumlah program sudah mulai berjalan dan sebagian bantuan telah diserahkan kepada kelompok masyarakat.

“Memang belum banyak yang saya berikan kepada kita semua, khususnya di sekitaran ini. Tapi alhamdulillah kemarin sudah ada penyerahan bantuan kepada salah satu kelompok, semoga bisa difungsikan dengan baik,” ujar Zet Pakan.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menjelaskan, beberapa program bantuan telah masuk dalam anggaran perubahan dan sebagian lainnya akan terus dilanjutkan. Namun untuk tahun anggaran 2026, seluruh program telah masuk dalam sistem sehingga tinggal menunggu pelaksanaan pekerjaan.

“Untuk usulan-usulan berikutnya akan kita tampung dan lanjutkan di tahun 2027, karena 2026 ini sudah masuk sistem semua. Kita tinggal laksanakan pekerjaannya,” jelasnya.

Dalam sesi dialog, warga Jalan Bangau, Petrus Sapan, menyampaikan sejumlah aspirasi, diantaranya permohonan bantuan usaha mikro dari Pemerintah Kota Palu, kejelasan kompensasi atau ganti rugi bagi masyarakat terdampak perluasan bandara, serta permintaan agar program padat karya yang belum terjangkau dapat diserahkan pengelolaannya kepada RT dan RW.

Sementara itu, Sarlota, warga Jalan Kadia, Kelurahan Lasoani, mengeluhkan kondisi drainase yang buruk, jalan yang berdebu, serta keberadaan pohon besar di depan rumah warga yang dinilai membahayakan keselamatan.

Sarlota berharap pohon tersebut dapat ditebang dan diganti dengan pohon pelindung yang lebih aman.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Zet Pakan menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi usulan bantuan usaha mikro serta mengawal persoalan infrastruktur yang disampaikan warga.

“Masalah drainase, jalan rusak, hingga pohon yang membahayakan warga akan saya komunikasikan dengan dinas terkait. Saya siap mengawal agar bisa terealisasi sesuai permintaan masyarakat,” tegasnya.

Reses ini juga dihadiri pihak Dinas Pekerjaan Umum, serta dari Dinas Sosial Kota Palu.

Reses ini menjadi momentum penting bagi warga Lasoani untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan keluhan mereka, sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihannya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.