Polres Tolitoli Bagikan 400 Karung Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu

oleh -
oleh
Polres Tolitoli
Kapolres Tolitoli memberikan beras kepada pengurus HMI Cabang Tolitoli untuk selanjutnya diserahkan kepada masyarakat. FOTO : ADRIANTO

TOLITOLI, WARTASULAWESI.COM – Dalam rangka memeriahkan hari jadi polisi wanita (Polwan) yang ke 74 tahun, Kepolisian Resor (Polres) Tolitoli membagikan 400 karung beras kepada masyarakat kurang mampu.

Kegiatan sosial ini, dipimpin langsung Kapolres Tolitoli Ridwan M. Raja Dewa, SIK yang membagikan langsung beras itu kepada masyarakat dan beberapa perwakilan Lembaga di Tolitoli.

“Kepada seluruh Polwan di Tolitoli, agar terus meningkatkan profesionalitasnya baik dia sebagai polri maupun ibu rumah tangga, karena kedua hal tersebut tidak bisa terpisahkan dari polwan,” kata Kapolres.

Kapolres menggandeng mahasiswa dan pers untuk sama-sama melakukan aksi bagi-bagi beras sebanyak 400 karung yang telah dikemas dalam 5 sampe 10 kilo gram.

“Ini merupakan bentuk perhatian kepolisian kepada masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam membantu masyarakat yang kurang mampu dan terdampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM),” kata Kapolres.

Kapolres menjelas, kegiatan Polres hari ini akan menjadi contoh untuk yang lain agar membantu meringankan beban masyarakat karena efek kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kegiatan Kapolres Tolitoli ini, mendapat sambutan hangat dan doa yang baik dari seluruh target bantuan. Hal tersebut diungkapkan salah seorang tukang becak yang bernama Asri asal Desa Ginunggung.

“Semoga kepolisian selalu Allah berikan kesehatan, dan khusus kepada bapak Kapolres semoga Allah mudahkan rezekinya,” ujar Asri.

Asri mengaku, dengan ada bantuan beras ini sedikit mampu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

“Kapolres menunjukan bentuk kepedulian dan kecintaannya kepada masyarakat kecil seperti kami tukang becak. Ini baru pelindung dan pengayom masyarakat,” pujinya.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran kegiatan sosial itu yakni Pasar Bumi Harapan dan Pasar Susumbolan dan yang menjadi target tukang becak, sopir angkot, tukang ojek dan masyarakat lainnya yang dianggap layak. ADR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.