Pengunjung Capai 50 Ribu Orang, Haul Guru Tua dan Festival Raudha Resmi Ditutup

oleh -
oleh
Kaban Kesbangpol Sulteng
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulteng, Dr. Fahruddin, M.Si mewakili Gubernur H. Rusdy Mastura menutup secara resmi Haul Guru Tua dan Festival Raodhah Tahun 2022 bertempat di Kompleks Al-Khairaat Sis Al-Jufrie Palu, Sabtu (14/5/2022). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulteng diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulteng, Dr. Fahruddin, M.Si menghadiri sekaligus menutup Haul Guru Tua dan Festival Raodhah Tahun 2022 bertempat di Kompleks Al-Khairaat Sis Al-Jufrie Palu, Sabtu (14/5/2022).

Dalam rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mulai pada 9 Mei 2022 sampai dengan 14 Mei 2022, pengunjung Haul Guru Tua Raodhah Festival 2022 mencapai kurang lebih 50 ribu pengunjung.

Pada kesempatan itu, Kaban Kespbangpol Dr. Fahruddin D. Yambas, S.Sos., M.Si membacakan sambutan gubernur menyampaikan bahwa menjelang pelaksanaan Haul Guru Tua dan  Festival Raodhah 2022, beberapa simpang jalan yang ada di Kota Palu mengalami kemacetan, ini tidak terlepas dari banyaknya warga dari luar Kota Palu yang masuk dan berkeinginan untuk datang berziarah ke makam Habib Sayid Idrus Bin Salim Al-Jufri.

“Selaku pemerintah daerah Sulawesi Tengah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas pelaksanaan Festival Raodhah Haul Guru Tua,” ujar gubernur dalam sambutan yang dibacakan Kaban Kesbangpol Sulteng.

Pelaksanaan Haul Guru Tua dan Festival Raodhah 2022, dapat menjadi magnet baru bagi perkembangan pariwisata religi di Sulawesi Tengah. Dan juga dapat menstimulasi pemulihan ekonomi serta dampak Pandemi Covid-19 yang telah mempengaruhi sektor-sektor strategis 2 tahun terakhir.

Gubernur juga mengajak semua pihak terkait dan elemen masyarakat menjadikan Haul Guru Tua sebagai sarana untuk bersilaturahmi menapak tilas jejak Guru Tua, mengambil inspirasi dengan mengikuti aktualisasi dan nasehat-nasehatnya dalam rangka menata kelola ahklak, aqidah dan akal untuk menjadi insan yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

“Jagalah keunikan Festival ini, supaya menimbulkan pesan yang indah dihati masyarakat umat Islam dan Abnaul Khairaat khusunya,” harapnya.

Diahir sambutanya, gubernur berpesan kepada seluruh Abnaul Khairaat khusunya panitia pelaksana agar jangan ragu untuk memasukan ide-ide kreatif dan bekerja sama dengan para mitra supaya atmosfer pelaksanaan Festival ini dimasa yang akan datang semakin dinamis dan animo masyarakat untuk berkunjung semakin meningkat.

Turut hadir Menteri Pariwisata diwakili Direktur Perfilman Dr. Amin Abdullah, S.Sn., M.Sn, Ketua PB Al-Khairaat Palu diwakili Rektor Universitas Al-Khairaat Dr. Umar Alatas, S.Pi., M.Si, Walikota Palu diwakili Wakil Walikota Palu Dr. Reny A. Lamadjido, Sp., PK., M.Kes, Kadis Pariwisata Provinsi dan Kota Palu, Ketua KONI dan Abnaul Khairaat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.