OJK Luncurkan Aplikasi OSIDA PMDK untuk Penguatan Pengawasan Pasar Modal

oleh -
oleh
WhatsApp Image 2025 02 24 at 12.40.10.jpeg
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan aplikasi pemanfaatan Big Data Analytics Pasar Modal (BDA PM) bernama OJK OSIDA PMDK di Jakarta, Senin (24/02/2025). FOTO : ANTARA

JAKARTA, WARTASULAWESI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat sistem pengawasan dan analisis di sektor Pasar Modal dengan meluncurkan aplikasi Suptech Integrated Analytics Data (OSIDA) PMDK.

Langkah ini bertujuan untuk mewujudkan pasar yang teratur, wajar, efisien, serta meningkatkan perlindungan bagi investor.

Peluncuran aplikasi OSIDA PMDK dilakukan di Kantor OJK Jakarta pada Senin (24/2/2025).

Kagiatan ini dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Inarno Djajadi, serta pimpinan Self Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal dari Bursa Efek Indonesia (BEI), KSEI, dan KPEI.

Menurut Inarno, OSIDA PMDK merupakan bagian dari agenda prioritas OJK dalam memperkuat kapasitas sektor jasa keuangan serta meningkatkan pengawasan berbasis teknologi informasi. “Dengan aplikasi ini, pengawasan menjadi lebih komprehensif, cepat, dan efisien,” ujarnya.

OSIDA PMDK juga sejalan dengan Destination Statement OJK 2022–2027 dan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023–2027, yang menargetkan penguatan infrastruktur pengawasan serta perlindungan investor.

Ke depan, sistem ini akan terintegrasi dengan data dari sektor keuangan lainnya, termasuk perbankan, asuransi, dana pensiun, serta inovasi teknologi keuangan dan aset digital.

Saat ini, OSIDA PMDK telah dilengkapi dengan modul Investor Profile dan PE Segmentation.

Pengembangan berikutnya mencakup Market Manipulation Recognition, Analysis Market Driven, dan Behaviour Investor Perusahaan Efek, yang ditargetkan rampung tahun ini. Selanjutnya, fitur seperti identifikasi fraud, alert monitoring, serta pemanfaatan Graph Network Tools, Machine Learning, dan Generative AI juga akan diimplementasikan.

Inarno berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh unit kerja di PMDK serta dilakukan asesmen pemanfaatannya di lingkungan OJK dan SRO.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan memanfaatkan data dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.