Nurhalis Nur Reses di Kelurahan Lere, Warga Keluhkan SMPN 10 Selalu Tergenang Air, Perbaikan Drainase dan Fasilitas Tempat Sampah

oleh -
oleh
IMG 20250715 WA0482
Anggota DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur saat melakukan Reses di Jalan Selar Lorong 3, Kelurahan Lere, Selasa (15/7/2025). FOTO : WARTASULAWESI.COM

PALU, WARTASULAWESI.COM – Masalah serius di lingkungan SMP Negeri 10 Palu menjadi sorotan utama dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur di Jalan Selar Lorong 3, Kelurahan Lere, Selasa (15/7/2025).

Warga yang hadir mengeluhkan kondisi lingkungan SMPN 10 yang sering tergenang air dan berlumpur, terutama saat musim hujan atau ketika air laut pasang.

Akibatnya, akses menuju sekolah menjadi sulit dan tidak nyaman, bahkan memengaruhi minat orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah itu.

Yuliana, Ketua RT 02 RW 01 Kelurahan Lere, menyampaikan langsung aspirasi tersebut di hadapan Nurhalis Nur.
Yuliana mengatakan bahwa genangan air dan lumpur tidak hanya mengganggu aktivitas belajar mengajar, tetapi juga membahayakan kesehatan dan keselamatan siswa.

“Kalau musim hujan atau air laut naik, air masuk ke halaman sekolah bahkan sampai ke ruang belajar. Tanahnya jadi berlumpur, anak-anak takut datang sekolah,” ujar Yuliana.

Ia menambahkan, kondisi ini sudah lama berlangsung tanpa penanganan yang memadai. Karena itu, warga mendesak adanya perbaikan sistem drainase di lingkungan sekolah dan sekitarnya agar genangan tidak terus berulang.

Selain persoalan sekolah, warga juga menyuarakan kebutuhan tempat sampah di wilayah mereka.

Hartini, Ketua RT 01 RW 01, mengusulkan pengadaan tempat sampah untuk mendukung kebersihan lingkungan dan memudahkan pengelolaan sampah rumah tangga.

“Lingkungan kami butuh tempat sampah yang layak. Kalau bisa disediakan oleh pemerintah agar warga tidak buang sampah sembarangan,” kata Hartini.

Menanggapi aspirasi warga, Nurhalis Nur menyatakan keprihatinannya atas kondisi SMP Negeri 10 Palu dan berkomitmen menyuarakan permasalahan tersebut ke Pemerintah Kota Palu.

“Masalah sekolah ini harus segera mendapat perhatian. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita. Saya akan teruskan ke Pemkot dan dinas terkait agar drainasenya dibenahi,” tegas Nurhalis.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga berjanji akan menyampaikan permintaan warga terkait tempat sampah kepada Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, serta memastikan ada tindak lanjut yang konkret.

Dalam kegiatan reses tersebut turut hadir perwakilan dari Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, meskipun dinas teknis terkait kebersihan dan drainase belum sempat hadir.

Namun demikian, Nurhalis memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan tetap ia kawal secara serius. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.