PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid menegaskan bahwa peran mubaligh bukan sekadar sebagai penceramah, tetapi juga sebagai pembawa pesan perdamaian, persatuan, dan kesejukan di tengah masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes saat melepas Mubaligh Tim Safari Ramadhan 1446 H/2025 M dalam acara yang berlangsung di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin siang (24/2/2025).
Dalam pesannya, Gubernur menekankan bahwa mubaligh memiliki tanggung jawab besar dalam membangun keharmonisan sosial melalui dakwah yang menyejukkan dan mencerahkan.
“Mubaligh bukan hanya bertugas menyampaikan ceramah agama, tetapi juga membawa misi perdamaian dan persatuan. Kehadiran mereka harus menjadi penerang, yang menyejukkan hati dan memperkuat tali kebersamaan antar umat,” ujar Gubernur dalam sambutan yang disampaikan oleh Wagub Reny Lamadjido.
Lebih lanjut, Gubernur berharap para mubaligh menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai agama.
“Dalam setiap dakwahnya, mubaligh diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya toleransi, kebersamaan, dan solidaritas. Ini sejalan dengan visi ‘Berani Wujudkan Sulawesi Tengah Maju dan Berkelanjutan’ yang kami jalankan melalui sembilan program prioritas, termasuk Berani Cerdas, Berani Sehat, dan Berani Berkah,” tambahnya.
Gubernur juga meminta dukungan dan doa dari para mubaligh agar pemerintah dapat merealisasikan program-program unggulan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Drs. Awaludin, MM melaporkan bahwa Safari Ramadhan akan dimulai pada 5 Maret 2025, dengan target 183 masjid di kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.
Selain pelepasan, acara ini juga dirangkaikan dengan pembekalan bagi sekitar 150 mubaligh, guna memperkuat kolaborasi dalam berdakwah.
Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dra. Novalina, MM, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahrudin Yambas, M.Si, serta Ketua FKUB Prof. Dr. Zainal Abidin. ***






