PALU, WARTASULAWESI.COM – Dalam momentum HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah, Gubernur Sulteng Dr. Anwar Hafid, M.Si bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadhido meluncurkan dua program prioritas dari visi “9 Berani” yakni ‘Berani Cerdas’ dan ‘Berani Sehat’ sebagai tonggak baru arah pembangunan Sulteng 5 tahun kedepan.
Kedua program tersebut yaitu “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat”, menjadi penanda awal dari semangat membangun Sulawesi Tengah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan kesehatan.
Berani Cerdas: Pendidikan Gratis dan Beasiswa Meluas
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menekankan pentingnya membebaskan generasi muda dari beban biaya pendidikan. Program Berani Cerdas resmi diluncurkan untuk menghapuskan seluruh biaya pendidikan di jenjang SMA, SMK, SLB, baik negeri maupun swasta. Termasuk di dalamnya adalah pembebasan biaya prakerin dan uji kompetensi di SMK yang sebelumnya mencapai Rp3-4 juta per siswa.
“Kita ingin menghilangkan hambatan biaya. Tidak boleh ada lagi anak-anak Sulteng yang tidak bisa melanjutkan SMA atau SMK karena tidak mampu membayar,” ujar Anwar Hafid.
Selain itu, sebanyak 30.000 mahasiswa asal Sulawesi Tengah di berbagai kampus baik di dalam maupun luar daerah, akan mendapatkan beasiswa sesuai dengan jurusan dan jumlah UKT mereka masing-masing.
“Mulai tahun ini, kita akan salurkan beasiswa kepada mahasiswa kita di mana pun mereka belajar. Ini bukan janji, ini komitmen,” tegasnya.
Berani Sehat: Layanan Kesehatan Gratis dengan KTP
Program kedua, Berani Sehat, difokuskan pada akses layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Sulawesi Tengah hanya dengan menunjukkan KTP.
Langkah ini diambil guna mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC), yang menurut data terakhir masih menyisakan sekitar 20% warga Sulteng belum memiliki BPJS aktif.
“Selama ini ada warga kita yang ragu berobat karena belum punya BPJS. Sekarang cukup KTP, Insya Allah dilayani,” katanya.
Anwar Hafid menargetkan agar Provinsi Sulawesi Tengah segera meraih status UHC Prioritas dari BPJS, dengan terus mendorong kolaborasi antara Pemprov dan seluruh kabupaten/kota.
9 Berani sebagai Kompas Pembangunan Sulteng
Selain meluncurkan dua program prioritas, Gubernur juga menjelaskan bahwa seluruh arah pembangunan lima tahun ke depan akan mengikuti peta jalan “9 Berani”, sebuah kerangka visi yang telah disusun bersama Wakil Gubernur Dr. Reny A. Lamadjido.
Berikut adalah 9 komitmen “Berani” yang akan dijalankan:
• Berani Cerdas – Pendidikan gratis dan peningkatan mutu SDM.
• Berani Sehat – Pelayanan kesehatan gratis dan berkualitas.
• Berani Sejahtera – Peningkatan kesejahteraan melalui program ekonomi kerakyatan.
• Berani Tangguh – Penguatan infrastruktur dan konektivitas.
• Berani Mandiri – Kemandirian pangan dan energi lokal.
• Berani Transparan – Reformasi birokrasi dan tata kelola yang bersih.
• Berani Adil – Pemerataan pembangunan antar wilayah.
• Berani Hijau – Perlindungan lingkungan dan keberlanjutan.
• Berani Berintegritas – Pemerintahan yang akuntabel dan bertanggung jawab.
“Kami tidak hanya ingin menjanjikan, kami ingin menjalankan. Berani itu adalah keberanian kita membangun Sulawesi Tengah bersama rakyat,” tegas Anwar.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung langkah ini, mulai dari DPRD, tokoh masyarakat, hingga pemerintah pusat.
“Ini awal dari langkah besar kita. Dengan cinta, semangat, dan kerja keras, mari kita wujudkan Sulawesi Tengah yang besar, kuat, dan bermartabat,” tutupnya. ***






