POSO, WARTASULAWESI.COM – Antusiasme masyarakat terhadap olahraga memancing terlihat dalam pelaksanaan DPD PSI Poso Fishing Tournament 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah PSI Sulawesi Tengah di Vila Thoriq, Kelurahan Madale, Kabupaten Poso, Sabtu (30/5/2026).
Turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp30 juta tersebut diikuti 228 peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.
Acara dibuka langsung Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Agus Lamakarate, yang menegaskan komitmen PSI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan positif dan produktif.
“Melalui kegiatan seperti ini, PSI ingin menjadi bagian dari ruang-ruang kebersamaan masyarakat. Selain sebagai ajang kompetisi yang sehat, turnamen memancing ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial serta mendorong tumbuhnya semangat persaudaraan di tengah masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Agus dalam sambutannya.
Turnamen berlangsung meriah sejak pagi hari dengan suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Para peserta tampak antusias mengikuti perlombaan untuk memperebutkan berbagai kategori penghargaan yang telah disiapkan panitia.
Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Bendahara Umum DPW PSI Sulawesi Tengah, Farid Podungge, bersama seluruh panitia pelaksana.
Ketua panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sponsor, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran ratusan peserta tidak hanya menyemarakkan acara, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi.
DPW PSI Sulawesi Tengah berharap DPD PSI Poso Fishing Tournament dapat menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan setiap tahun.
Selain menjadi wadah bagi para pecinta olahraga memancing, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara partai dan masyarakat serta mendukung promosi potensi wisata daerah. ***
