PALU, WARTASULAWESI.COM – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si, menyebut Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido sebagai “Gubernur” di sektor kesehatan di Sulawesi Tengah.
Hal itu disampaikan Anwar Hafid dalam acara Ngopi (Ngobrol Produktif) bersama insan pers, kepala OPD, dan para stakeholder di Kafe Tanaris, Sabtu (10/5/2025).
“Saya ini gubernur, tapi kalau soal kesehatan, gubernurnya adalah ibu Reny,” ujar Anwar sambil tersenyum.
Anwar Hafid menegaskan bahwa segala urusan terkait pelayanan kesehatan, termasuk persoalan BPJS dan fasilitas layanan di puskesmas maupun rumah sakit, sepenuhnya dipercayakan kepada dr. Reny.
Menurut Anwar, jika ada aduan dari masyarakat seputar layanan kesehatan, ia langsung meminta Wakil Gubernur untuk menindaklanjuti.
“Nanti ibu Reny yang perintahkan ke saya baru saya perintahkan ke direktur rumah sakit atau kepala dinas untuk ambil langkah-langkah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Anwar Hafid juga memberikan apresiasi tinggi kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Dra. Novalina, MM, yang dinilainya memiliki semangat pengabdian luar biasa.
Anwar Hafid bahkan menyebut kerap berkomunikasi dengan Sekda hingga tengah malam untuk memastikan pelayanan pemerintah berjalan optimal.
“Saya bangga, karena saya didampingi perempuan-perempuan tangguh,” ungkapnya.
Gubernur juga menyinggung perannya dalam memantau dinamika di media sosial dan grup WhatsApp, yang disebutnya mencapai hampir seribu grup.
Lewat jalur media sosial, gubernur mengklaim dapat menyerap langsung berbagai keluhan masyarakat.
Acara Ngopi ini menjadi wadah komunikasi terbuka antara pemerintah dengan kalangan wartawan dan masyarakat, serta ajang refleksi kinerja dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik. ***






