Antara Cawagub Sulteng dan Cawawali Palu, Ini Sikap Politik dr. Reny Lamadjido..!

oleh -
dr. Reny Lamadjido

PALU, WARTASULAWESI.COM – Desas – desus kemana langkah politik dr. Reny Lamadjido pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024 mendatang, menimbulkan tandatanya dimasyarakat.

Ada yang menyebutkan bahwa dr. Reny Lamadjido masih akan mendampingi Wali Kota Palu Hadianto Rasyid sebagai Wakil Wali Kota untuk periode kedua. Namun ada juga yang menyebut bahwa dr. Reny Lamadjido akan mendampingi Anwar Hafid sebagai Calon Wakil Gubernur.

Inilah desas – desus yang menjadi perbincangan masyarakat, pasca Kota Palu mendapatkan piala Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup dibawah kepemimpinan Hadianto Rasyid – Reny Lamadjido.

Banyak kalangan yang menyebut bahwa dr. Reny Lamadjido, masih akan mendampingi Hadianto Rasyid pada Pilkada Kota Palu untuk periode kedua.

Namun saat dikonfirmasi terkait sikap politiknya diantara dua pilihan antara sebagai Cawagub (Calon Wakil Gubernur) atau Cawawali (Calon Wakil Walikota), dr. Reny Lamadjido secara tegas menyatakan bahwa dirinya akan maju di Pilgub Sulteng mendampingi Anwar Hafid sebagai Cawagub Sulteng.

“Insya Allah sy berpasangan dg pak Anwar Hafid Sebagai wagubx,” tulis dr. Reny Lamadjido melalui pesan WhatsApp menjawab konfirmasi media ini, Jumat (22/3/2024).

Saat ditanya apakah dr. Reny Lamadjido akan membawa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai kendaraan politiknya..? putri mantan Gubernur Sulteng Abdul Aziz Lamadjido ini menegaskan bahwa dirinya adalah kader PKB.

“Insya Allah dengan PKB, karena saya kader PKB,” tegasnya.

Saat ditanya alasan dirinya mau berpasangan dengan Anwar Hafid, secara terang – terangan dr Reny Lamadjido menyatakan dirinya kagum dengan sosok Anwar Hafid.

“Saat saya masih jadi direktur, saya tugas ke Morowali saya melihat pak Anwar sosok kepala daerah sangat fokus dengan kesehatan padahal beliau bukan basic kesehatan, tapi mau perjuangkan kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Morowali,” ujar dr. Reny Lamadjido.

Dirinya juga kagum melihat keberhasilan Kabupaten Morowali yang luar biasa selama Anwar Hafid menjabat 2 periode.

“Kami berdua sama – sama basic dari ASN, Jadi Insya Allah chemystri terbangun karena sama pola persepsi,” ujar dr. Reny Lamadjido mengungkapkan kenama dirinya bersedia jadi pasangan Anwar Hafid di Pilkada Sulteng.

Untuk diketahui, PKB berhasil meraih 5 kursi di DPRD Sulteng pada pemilu 2024 ini. Jika ditambahkan dengan Partai Demokrat yang berhasil meraih 8 kursi, maka pasangan Anwar Hafid – dr. Reny Lamadjido akan mendapatkan 13 kursi DPRD Sulteng.

Dengan 13 kursi itu, pasangan Anwar Hafid – dr. Reny Lamadjido akan bisa mendaftar ke KPU sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, karena syarat untuk bisa mendaftar hanya butuh 11 kursi atau 20 persen dari total kursi di DPRD Sulteng yakni 55 kursi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.