Aklamasi, Fathur Razaq Terpilih Jadi Ketua KONI Sulteng Termuda

oleh -
oleh
IMG 20250916 WA0208
Muhammad Fathur Razaq resmi menahkodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah periode 2025–2029. FOTO : TIM MEDIA AH

PALU, WARTASULAWESI.COM – Muhammad Fathur Razaq resmi menahkodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah periode 2025–2029.

Fathur terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIV KONI Sulteng yang digelar Selasa (16/9/2025).

Dalam sidang pleno, pimpinan sidang Alwi M. Dg. Liwang membacakan hasil verifikasi bakal calon.

Dari dua nama yang mendaftar, hanya Fathur yang memenuhi syarat. Sementara Dr. Suwandi, S.Di., M.SG. dinyatakan tidak lolos.

Dengan dukungan 32 cabang olahraga dan 9 KONI kabupaten/kota, Fathur pun ditetapkan sebagai ketua terpilih.

Dalam sambutannya, Fathur menegaskan dirinya bukan datang untuk dilayani, tetapi untuk melayani.

“Saya melayani cabang olahraga, kabupaten/kota, para atlet, dan seluruh masyarakat olahraga Sulteng,” tegasnya.

Fathur memaparkan visi “Panca Juara” yang menitikberatkan pada tata kelola organisasi transparan, pembinaan atlet berjenjang, pemanfaatan teknologi dan sport science, serta dorongan prestasi bagi cabang olahraga yang belum aktif.

Fathur juga menargetkan atlet asal Sulteng yang selama ini membela provinsi lain bisa kembali memperkuat daerahnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengurus yang bekerja sesuai kapasitas, menolak titipan jabatan, serta menjanjikan sistem organisasi yang berjalan autopilot.

“Mulai besok, saya akan meluncurkan program transparansi data melalui website, sekaligus membentuk formatur kepengurusan agar roda organisasi segera berjalan. Tidak ada waktu untuk berlama-lama, semua harus kerja,” ujarnya.

Fathur Razaq yang baru berusia 26 tahun menjadi ketua KONI termuda dalam sejarah Sulawesi Tengah. Pria kelahiran Ujung Pandang, 15 Agustus 1999, ini menamatkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang dan S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jejak organisasinya pun terbilang padat. Ia pernah memimpin HIPMI PT UGM, menjabat Sekretaris Umum IMBI Sulsel, Bendahara Umum HIPMI Sulteng, Koordinator Rembuk Pemuda Sulteng, Ketua Pertina Sulteng, hingga Ketua HDCI Palu.

Menutup sambutannya, ia menegaskan komitmen untuk membawa olahraga Sulteng lebih berprestasi.

“Cita-cita, visi, dan misi saya jelas: membangun olahraga Sulteng. Tidak ada lagi organisasi yang jalan di tempat. Semua harus bekerja,” pungkasnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.