Abdul Rachman Thaha: Jika Ada Oknum Mengatasnamakan Gubernur Sulteng Minta Proyek, Segera Laporkan!

oleh -
oleh
IMG 20250628 WA0059
Mantan Anggota DPD RI asal Sulawesi Tengah, Abdul Rachman Thaha. FOTO : IST

PALU, WARTASULAWESI.COM – Mantan Anggota DPD RI asal Sulawesi Tengah, Abdul Rachman Thaha (ART) dengan tegas menghimbau seluruh kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk tidak melayani permintaan proyek dari pihak-pihak yang mengatasnamakan Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.

Hal itu disampaikan ART dalam pernyataan persnya, Kamis (27/6/2025).

Mantan senator asal Sulteng yang dikenal vokal itu meminta agar setiap upaya permintaan pekerjaan atau proyek dari oknum-oknum tak bertanggung jawab segera dilaporkan langsung kepada Gubernur.

“Saya menghimbau kepada seluruh kepala dinas di Provinsi Sulawesi Tengah, jika ada oknum yang mengatasnamakan gubernur untuk meminta paket pekerjaan dalam bentuk apapun, tolong segera laporkan,” tegas Abdul Rachman Thaha.

ART menyebutkan bahwa praktik semacam ini merupakan modus lama yang kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Dia mengingatkan bahwa pola semacam itu sangat rentan menimbulkan konsekuensi hukum serius.

“Sudah banyak contoh nyata. Karena ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab, bisa berujung OTT dan akhirnya justru nama baik gubernur yang tercoreng,” ujarnya prihatin.

Tak hanya dari aspek hukum, ART juga menggarisbawahi adanya potensi politisasi di balik modus tersebut.

Dia meyakini, praktik seperti ini dapat dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk merusak citra dan kredibilitas gubernur di mata masyarakat.

Kepada para pengusaha konstruksi, ART juga berpesan agar tidak mudah terpengaruh janji-janji manis oknum yang mengaku memiliki ‘akses langsung’ ke gubernur.

“Jangan mau teriming-iming janji proyek apalagi sudah menyerahkan fee lebih awal. Segera laporkan! Kita ingin gubernur menjalankan amanah rakyat dengan bersih, tanpa cawe-cawe kekuasaan,” tegasnya.

ART menutup pernyataan dengan memastikan akan terus memantau roda pemerintahan di Sulawesi Tengah.

Salah satu putra terbaik Sulteng, yang kini berkipra di Jakarta ini merasa bertanggung jawab untuk menjaga agar jalannya pemerintahan tetap sehat dan bersih dari praktik-praktik yang merusak kepercayaan publik.

“Berhati-hatilah para oknum yang coba menekan kepala dinas atas nama gubernur. Saya akan kawal terus jalannya pemerintahan di Sulteng demi kepentingan rakyat dan kemajuan daerah,” pungkasnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.