PALU, WARTASULAWESI.COM – Kepala Dinas DP2KB Kota Palu, Herry Mulyadi, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada wartawan/jurnalis di Kota Palu terkait ucapan yang dinilai tidak pantas saat sesi wawancara.
Berikut isi lengkap surat permohonan maaf yang disampaikan:
“SURAT PERMOHONAN MAAF.
Saya yang bertanda tangan di bawah ini Nama :Herry mulyadi : Kadis DP2KB ,Dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus, dan tanpa syarat kepada wartwan /jurnalis Kota Palu atas tindakan dan ucapan spontanitas ,yg tidak pantas yang saya lakukan pada Kejadian saat sesi wawancara.Saya mengakui bahwa ucapan saya yang menyebut “bodo” adalah tindakan spontanitas bentuk keakraban biasa dislek mkssar ,biasa ,namun dianggap salah, arogan, tidak menghormati profesi jurnalis, dan tidak mencerminkan perilaku profesional.
Saya sangat menyesali kekhilafan tersebut.Sebagai wujud tanggung jawab:Saya mencabut kata-kata tersebut sepenuhnya.Saya berkomitmen untuk tidak mengulangi tindakan serupa di masa depan.
Saya akan lebih menghormati rekan-rekan media yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Demikian permohonan maaf ini saya buat untuk diselesaikan dengan baik dan dapat memulihkan hubungan profesional dan persaudaraan. Palu, tgl 5 mei 2026 Hormat saya . Herry Mulyadi .”
Permohonan maaf ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memulihkan hubungan profesional antara pemerintah daerah dan insan pers, serta memperkuat sinergi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. ***






